
Ia menambahkan, daerah Bengkong yang sebelumnya banyak membutuhkan semenisasi, kini sudah hampir seluruhnya tertangani.
Karena itu, sebagian besar usulan Pokir ke depan akan dialihkan ke Kavling Pelangi yang dinilai masih sangat membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.
Selain menampung aspirasi, Yunus juga mengapresiasi atas antusias warga yang mengikuti reses.
Tercatat, sebanyak 120 warga hadir dalam kegiatan reses yang turut diikuti para ketua RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 05 selaku tuan rumah.
“Saya melihat kekompakan warga di sini luar biasa. Harapan saya, ini menjadi awal kesinambungan kerja sama ke depan,” jelasnya.
Yunus juga menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa raket bulutangkis dan perangkat hadroh melalui Ketua RT 05, Agus Atok.
Selain itu, Ketua DPD Golkar Kota Batam itu juga akan memberikan seperangkat perlengkapan tenis meja kepada untuk mendukung kegiatan olahraga.
Ia juga berencana menjadikan fasum tempat reses, sebagai area olahraga serbaguna yang dapat dipakai untuk bulutangkis hingga sepak takraw.
Yunus yang kini memasuki periode keempat sebagai anggota Dewan Batam, setelah sebelumnya menjabat pada 2009–2014, 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029, menegaskan komitmennya memperhatikan Kavling Pelangi sebagai salah satu prioritas program aspirasi.
Ketua RT 05 Kavling Pelangi, Agus Atok, mengapresiasi atas kehadiran Muhammad Yunus Muda yang turun langsung menyerap aspirasi warga.
Agus menyebut persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat saat ini adalah kondisi infrastruktur jalan yang masih jauh dari layak.
Menurutnya, sejumlah akses jalan di tahap 3, tepatnya pada 3 lorong pemukiman, hingga kini masih berupa tanah.
Kondisinya berlubang, licin, dan kerap becek saat hujan. Situasi itu dinilai cukup menghambat aktivitas harian warga.
“Kami sudah mengajukan permohonan semenisasi jalan dengan total panjang sekitar 800 meter, lengkap dengan rincian lokasi yang sudah kami lampirkan,” ujarnya.
Saat ini, hampir seluruh wilayah Tanjung Sengkuang sudah menikmati pembangunan semenisasi jalan dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, Kavling Pelangi justru masih tertinggal dan belum mendapat pembangunan maksimal.
“Kami berharap Pak Yunus Muda dapat memperjuangkan kepentingan umum ini, supaya kami juga bisa merasakan akses jalan yang layak seperti warga di wilayah lainnya,” pungkasnya.(Erwin)






















