Progres Pembangunan Pedestarian Pasar Royal Baroe Capai 35 Persen, Selesai Akhir Tahun Ini

Progres Pembangunan Pedestrian di Pasar Royal Baroe Kota Serang

Pembangunan proyek pedestrian di kawasan Pasar Royal Baroe, Kota Serang, terus berlangsung dengan percepatan. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki serta pengguna jalan lainnya. Penataan pedestrian tersebut direncanakan dilaksanakan sejak bulan September 2025.

Hingga awal November 2025, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 35 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, pada Rabu (12/11/2025). Ia menegaskan bahwa penataan pedestrian Pasar Royal Baroe ditargetkan akan rampung pada Desember 2025.

Pedestrian adalah istilah yang merujuk pada orang-orang yang melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat lain dengan berjalan kaki tanpa menggunakan kendaraan. Istilah ini juga bisa merujuk pada sistem infrastruktur seperti trotoar atau jalur khusus yang dirancang untuk memfasilitasi dan menjaga keamanan pejalan kaki.

Konsep Desain yang Mengedepankan Kenyamanan

Desain baru penataan Pasar Royal Baroe digadang-gadang akan menjadi semacam Braga Bandung, yaitu kawasan yang memiliki nuansa kota kuno dan ramah lingkungan. Pemkot Serang memperkenalkan konsep desain yang menekankan kenyamanan bagi pejalan kaki dan pesepeda.

Dalam desain tersebut, terdapat jalur sepeda berwarna hijau yang dibatasi garis putih. Selain itu, ada jalur pedestrian dengan lapisan batu paving bewarna abu-abu dan putih yang dihiasi bola-bola besar. Jalur kuning bergaris timbul juga disediakan sebagai jalur khusus untuk penyandang disabilitas.

Pohon-pohon ditanam secara teratur di sepanjang pedestrian agar nantinya kawasan tersebut terasa teduh dan bernuansa alami. Lampu-lampu klasik dipasang di beberapa titik untuk memberikan estetika pencahayaan di malam hari.

Fasilitas yang Disediakan

Selain fasilitas-fasilitas di atas, desain ini juga menyediakan area yang nyaman untuk berjalan-jalan dan bersantai. Taman Sari menjadi salah satu bagian dari kawasan yang akan ditata. Jalur penataan pedestrian meliputi jalan Sultan Agung Tirtayasa, jalan Juhdi, dan area Taman Sari.

Tujuan utama dari penataan ini adalah untuk membuat kawasan Pasar Royal Baroe lebih rapih, nyaman, dan layak sebagai pusat aktivitas masyarakat. Dengan adanya pedestrian, diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas lingkungan sekitar pasar.

Peran Masyarakat dalam Suksesnya Proyek

Meski pemerintah telah merancang konsep yang baik, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam suksesnya proyek ini. Masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas yang telah dibangun. Selain itu, mereka juga diminta untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan pedestrian dan jalur khusus lainnya.

Dengan penyelesaian proyek ini, diharapkan Pasar Royal Baroe dapat menjadi contoh kota yang ramah lingkungan dan nyaman bagi semua pengguna jalan.