2 Orang Hilang Usai Demo Ricuh DPR Ditemukan Polisi

Orang Hilang Ditemukan
L
Panbil Mall

Orang hilang ditemukan

Orang hilang ditemukan
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra saat konferensi pers terkait ditemukan 2 orang hilang, Kamis (18/9/2025), di Polda Metro Jaya. (Foto: Screenshot/Kanal TV Radio Polri)

Dalam perjalanannya, lanjut Wira, Bima sempat menjual kendaraannya di daerah Tegal yang kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sarana angkutan kereta api menuju Malang.

“Setibanya di Malang, saudara Bima tinggal selama beberapa lama di sebuah hotel yang kemudian melaksanakan aktivitas berjualan mainan, berupa mainan barongsai di kawasan kelenteng lama,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roberto GM Pasaribu, mengungkap Eko Purnomo bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) penangkap ikan di Kalimantan Tengah.

“Pada tanggal 16 September 2025, saudara Eko menghubungi ibunya, setelah itu kami bersamaan juga memang sudah berkomunikasi dengan orang tua dari, ibu dari saudara Eko, mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sedang bekerja di sebuah kapal, jadi kapal penangkap ikan, di perairan Kalimantan, tengah,” kata Roberto.

Keputusan Eko ikut bekerja di kapal penangkap ikan atas keinginannya sendiri.

Ia memilih menjadi ABK sebagai cara untuk mencari nafkah dan membiayai kehidupannya.

Keputusan itu diambil setelah ia melihat peluang pekerjaan di sektor perikanan, meski harus meninggalkan lingkungannya di Jakarta.

“Adapun alasan saudara Eko mengapa yang bersangkutan sampai naik ikut kapal bekerja untuk mencari nafkah dalam hal ini untuk kehidupan dan saudara Eko sendiri ingin hidup secara mandiri,” kata Roberto.

Polisi menegaskan tidak ada unsur paksaan dalam hilangnya Bima maupun Eko. Keduanya meninggalkan rumah atas kemauan sendiri.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus menindaklanjuti setiap laporan orang hilang yang masuk.

Masyarakat juga diimbau segera melaporkan ke posko laporan orang hilang bila ada anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya. (Erwin)