Kapolda Kepri Ingatkan Antisipasi Konflik Sosial di Era Generasi Z

Generai Z
K
Generai Z
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin saat rapat Forkopimda dan Rakor Pemda se-Kepri di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Jumat (12/9/2025). (Foto: Ist) 

Patrolmedia, Tanjungpinang – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengingatkan agar Kepala Daerah, DPRD, dan Forkopimda terus memantau dinamika nasional, khususnya fenomena Generasi Z yang cepat merespons isu di media sosial.

“Hal ini berpotensi memicu konflik sosial bila tidak diantisipasi sejak dini,” kata Irjen Asep saat Rapat Forkopimda dan Rakor Pemda se-Kepri di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Jumat (12/9/2025).

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap kebijakan yang berpotensi menimbulkan penolakan publik, terutama dari kalangan Generasi Z.

Sebagai contoh, Asep menyebut diskusi bersama Kanwil Pajak Kepri tentang potensi resistensi kebijakan perpajakan yang perlu diantisipasi dengan bijak.

“Koordinasi antar aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan harus diperkuat. Selain itu, persatuan lintas agama, suku, dan komunitas perlu dijaga demi terciptanya kerukunan dan stabilitas kamtibmas di Kepri,” kata Asep.

Disamping itu, Asep juga mengapresiasi atas sinergi Forkopimda yang berhasil menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepri, meski secara nasional sempat terjadi eskalasi aksi anarki di 24 provinsi.

Bahas Program Prioritas

Lain dari itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam kesempatannya membahas soal program prioritas.

ia juga menekankan pentingnya koordinasi pemerintah provinsi, Forkopimda, instansi vertikal, dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjalankan program tersebut.

Rapat ini juga menindaklanjuti arahan Mendagri di Rakornas bersama kepala daerah pada 30 Agustus 2025 lalu, tentang percepatan pembangunan nasional dan regional.

Adapun sejumlah isu strategis yang dibahas yaitu:

  1. Pertumbuhan ekonomi Kepri.
  2. 2. Pengendalian inflasi.
  3. Implementasi Program Tiga Juta Rumah.
  4. Realisasi Desa/Kelurahan Sadar Hukum.
  5. Pengembangan Koperasi Merah Putih.
  6. Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam rapat tersebut, Ansar juga menegaskan kerjasama untuk bantuan biaya pendidikan dokter spesialis yang dinilai sebagai langkah penting meningkatkan kapasitas SDM kesehatan dan pemerataan layanan di seluruh Kepri.

Untuk merealisasikan peningkatan SDM Kesehatan, Pempov Kepri dan DPRD Kepri dengan DPRD kabupaten/kota se-Kepri meneken kerjasama biaya pendidikan dokter spesialis-subspesialis.

(Iwn/Ft)