
Patrolmedia, Dhaka – Sebuah jet tempur Bangladesh milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh dan menabrak sebuah sekolah di Dhaka, Senin siang (21/7/2025) waktu setempat.
Video: Pesawat Tempur Militer Bangladesh Usai Hantam Bangunan Sekolah
Insiden berdarah ini menewaskan 19 orang dan 164 luka-luka. Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan, ini blunder fatal yang mestinya tak boleh terjadi, apalagi di area padat pelajar.
Video dari Milestone School and College di kawasan Uttara menunjukkan kobaran api besar dan asap tebal, setelah pesawat F-7 itu nyungsep ke gedung 2 lantai.
Dalam pernyataan via Facebook, pihak militer mengaku pesawat mengalami gangguan mesin tak lama setelah lepas landas.
“Lebih dari 50 orang, anak-anak dan dewasa masuk rumah sakit karena luka bakar,” kata seorang dokter dari Institut Nasional Luka Bakar dan Bedah Plastik ke BBC.
Anak-anak di sekolah itu rata-rata berusia 4 sampai 18 tahun. Dan ya, mereka lihat sendiri tragedi ini. Seorang guru, Rezaul Islam, bilang ke BBC Bangla: pesawat itu “langsung menabrak gedung”. Guru lain, Masud Tarik, menambahkan: “Kami dengar ledakan. Pas lihat yang ada cuma api dan asap,” ucapnya.
Seorang murid bahkan mengatakan, dia melihat pesawat itu menabrak bangunan sekolah.
“tepat di depan mata saya,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran gerak cepat, 9 unit dan 6 ambulans langsung dikerahkan.
Sementara, gambar dari lokasi kejadian memperlihatkan petugas darurat memeriksa puing-puing gosong untum mencari korban selamat.
Ada juga foto jenazah yang digotong keluar dari reruntuhan. Warga berdiri di atap gedung sekitar.
Pemimpin pemerintahan sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, bakal menyelidiki insiden tersebut dan semua bantuan darurat segera disiapkan.
“Ini hari duka nasional. Saya instruksikan semua rumah sakit dan otoritas terkait untuk benar-benar serius tangani ini,” kata Yunus di platform X.
Pemerintah Bangladesh juga menetapkan Hari Berkabung Nasional pada Selasa, (22/7/2025).
Bendera setengah tiang pun dikibarkan di seluruh negeri.
(Ft/EN)






















