
Patrolmedia, Yerusalem -:- Tahap awal perundingan gencatan senjata Hamas dan Israel di Doha, Qatar pada Senin (7/7/2025), tak tercapai.
Video: Warga Palestina Berlarian dan Tewas saat Menunggu Bantuan Kemanusiaan di Gaza
Pihak Israel yang menghadiri perundingan itu berdalih tak punya mandat memutuskan kesepakatan gencatan senjata Hamas dan Israel.
Dikutip dari Reuters, Senin, pejabat Palestina mengatakan pertemuan awal pada Minggu ini berakhir tanpa hasil yang jelas.
“Setelah sesi pertama perundingan tidak langsung di Doha, delegasi Israel tidak memiliki wewenang yang cuku, untuk mencapai kesepakatan dengan Hamas, karena tidak memiliki kewenangan nyata,” kata sumber tersebut kepada Reuters.
Sementara, pejabat Israel mengatakan masalah bantuan kemanusiaan telah dibahas di Qatar, tapi tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan dapat dicapai pekan ini.
Padahal, sebelum berangkat ke Washington pada Minggu, (6/7/2025), Netanyahu menyatakan negosiator Israel telah diberi instruksi yang jelas untuk mencapai gencatan senjata dengan syarat yang telah diterima Israel.
Usulan yang didukung AS untuk gencatan senjata selama 60 hari membayangkan pembebasan sandera secara bertahap.
Kemudian, penarikan pasukan Israel dari sebagian wilayah Gaza dan diskusi untuk mengakhiri perang sepenuhnya.
Mengakhiri perang telah menjadi poin utama yang diperdebatkan dalam putaran perundingan sebelumnya.
Hamas menuntut diakhirinya konflik sepenuhnya dengan imbalan pembebasan semua sandera.
Sementara, Israel bersikeras akan terus memburu Hamas sampai dibubarkan.
Beberapa mitra koalisi garis keras Netanyahu juga menentang diakhirinya pertempuran.
Namun, dengan semakin lelahnya warga Israel dengan perang yang telah berlangsung selama 21 bulan, pemerintahannya diperkirakan akan mendukung gencatan senjata.
Warga Israel berharap gencatan mulai diberlakukan.
Pada Sabtu malam, warga Israel berkumpul di alun-alun Tel Aviv yang tak jauh dari markas besar Kementerian Pertahanan.
Mereka menuntut kesepakatan gencatan senjata dan pemulangan lebih dari 50 sandera Israel yang masih ditahan Hamas di Gaza.
Pembicaraan Gencatan Senjata telah dihidupkan kembali setelah perang udara 12 hari Israel bulan lalu terhadap musuh bebuyutannya Iran yang mendukung Hamas.
Editor: Fatmi Rahim






















