Video: Kades Cirebon Hamburkan Duit di Klub Malam, Ngaku Khilaf

Kades Cirebon
Kades
Kades Cirebon
Kades Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Casmari, menghamburkan uang di sebuah Diskotik sambil bergoyang dengan DJ Nathalie Holscher. (Foto: Screenshot Video)

Patrolmedia, Jakarta -:- Kades Cirebon bikin geger publik karena aksinya menghambur-hamburkan duit di sebuah club malam.

Video: Kades Casmari Hambur-hamburkan duit di Diskotik

Kades Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon itu bernama Casmari, ia tertangkap kamera sedang foya-foya di klub malam.

Tak tanggung-tanggung, dia terlihat menghamburkan duit sambil asyik berjoget dengan DJ Nathalie Holscher, mantan istri komedian Sule.

Aksinya viral di media sosial. Netizen ramai-ramai mempertanyakan integritas dan etika Casmari sebagai pejabat publik.

Apalagi, momen sawer itu terekam jelas, uang beterbangan, Casmari bergoyang, dan suasana klub malam makin liar.

Saat dikonfirmasi, Casmari tak mengelak. Ia mengaku khilaf dan menyebut semuanya terjadi spontan.

“Di diskotek itu kan ramai, bising, pusing. Jadi ya kebawa suasana,” kata Casmari, Kamis (12/6/2025), seperti dilansir Detikcom.

Casmari menyebut uang yang di hamburkannya itu bukan duit rakyat.

“Itu uang pribadi saya. Saya punya usaha, rumah banyak, mobil tiga. Masyarakat juga tahu usaha saya. Jangan salah paham,” katanya dengan nada defensif.

Casmari mengaku sawer di klub bukan hal baru baginya. Sebelum jadi kuwu (kepala desa), ia sudah sering saweran.

“Pernah sampai habis Rp15 juta. Yang kemarin cuma Rp1 sampai Rp3 juta doang,” ujarnya santai, seolah tak merasa bersalah.

Meski gaya hidupnya jadi sorotan, Casmari bersikukuh selama menjabat sejak 2024, gaji dari jabatannya justru disumbangkan untuk kepentingan warga.

“Tahun pertama buat fakir miskin dan anak yatim. Tahun kedua saya alokasikan ke Rutilahu dan perbaikan jalan,” klaimnya.

Namun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon tetap bertindak. Casmari dipanggil untuk klarifikasi. Dia mengakui semua.

“Beliau hadir pukul 13.30 WIB dan mengakui saweran itu. Tapi uangnya dari kantong pribadi, bukan dana desa,” kata Dani Irawadi, Kabid Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Cirebon.

Casmari juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi serupa. Kalau kejadian ini terulang, siap-siap kena sanksi administratif.

Kepala DPMD Jawa Barat, Ade Afriandi, menegaskan bakal menahan penyaluran dana desa untuk Karangsari.

“Kami tunda pencairan bantuan keuangan desa sampai pelanggaran ini ditindaklanjuti Pemkab. Kita nggak main-main,” tegasnya, Jumat (13/6/2025).

Dana desa tahun ini rencananya cair mulai Juli 2025, dengan besaran Rp130 juta per desa. Tapi, bagi desa-desa yang bermasalah, pencairan akan disetop.

“Yang korupsi, apalagi melibatkan hukum, kita tahan. Negara nggak boleh kasih celah untuk pejabat yang main-main sama jabatan,” tegas Ade.

Ia juga menyentil perilaku Casmari yang dianggap tak mencerminkan pejabat publik yang punya moral, apalagi dari sisi keagamaan.

“Kalau dia seorang muslim, ya mestinya paham mana yang melanggar dan mana yang nggak,” ujarnya tajam.

 

Editor: Erwin Syahril