Religi  

Idul Fitri Momen Membersihkan Hak Sesama Manusia dan Hak Allah SWT

Idul Fitri Momen
KH
Idul Fitri Momen
Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar. (Foto: MUI Jatim) 

Patrolmedia, Jakarta -:- Hari raya Idul Fitri momen yang tepat untuk membersihkan hak sesama manusia (hak Adami) dan hak ilahi (Allah SWT) dengan cara saling bermaaf-maafan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar. Menurutnya, dengan selasainya berpuasa Ramadan selama sebulan, umat Islam seyogyanya kembali kepada kesucian dengan saling memaafkan dan bersilaturahmi.

“Dengan hal itulah, hak sesama manusia (haqqul adami) dan hak kepada Allah (haqqullah) akan bersih dua-duanya,” kata Kiai Anwar dilansir MUIDigital, Kamis (3/4/2025).

Ia mengatakan, dosa kepada Allah SWT menjadi bersih karena ibadah puasa. Dan kesalahan kepada sesama juga dibersihkan karena adanya saling memaafkan dan silaturahmi selama Idul Fitri.

“Mudah-mudahan Allah senantiasa menuntun kita kepada jalan kebenaran menuju husnul khatimah, amin ya rabbal alamin,” ucap Iskandar mendoakan.

Sebab, lanjutnya, sudah sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw, tentang adanya ampunan bagi orang-orang yang berpuasa, seperti diriwayatkan Abu Hurairah:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).

Idul Fitri momen untuk saling memaafkan terhadap sesama umat manusia atas kesalahan yang diperbuat baik disengaja maupun tidak disengaja.

Berkaitan dengan itu, Kiai Anwar mewakili dewan pimpinan MUI Pusat menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pengurus MUI di daerah, umat Islam, serta bangsa Indonesia, di kesempatan Idul Fitri 1446 H.

“Kami seluruh pengurus DPP Majelis Ulama Indonesia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya ke seluruh pimpinan MUI provinsi maupun kabupaten seluruh Indonesia, umat Islam dan bangsa Indonesia,” ucapnya.

“Semoga amal ibadah selama bulan Ramadan diterima dan segala dosa-dosa diampuni,” tambahnya.

 

Editor: Fatmi Rahim