Patrolmedia, Batam – Sebanyak 66 hewan kurban Pemko Batam mulai didistribusikan dengan cara disebar secara merata ke 12 kecamatan, termasuk wilayah kepulauan atau hinterland.
Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, ada 66 hewan kurban yang disalurkan tahun 2026 ini.
Jumlah tersebut terdiri dari 45 Sapi dan 21 Kambing.
“Tahun ini kami juga memprioritaskan penyaluran hewan kurban ke 12 masjid di wilayah pulau-pulau Kota Batam agar masyarakat di daerah tersebut turut merasakan sukacita Iduladha secara merata,” kata Rudi, Kamis (28/5/2026).
Rudi memastikan proses distribusi dilakukan secara merata dan terstruktur.
Langkah ini diambil agar warga ang berada di wilayah mainland (daratan utama) maupun hinterland bisa merasakan langsung kebahagiaan Idul Adha.
Menurutnya, Pemko Batam berkomitmen menghadirkan pelayanan yang adil dan responsif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Respons Pemko Batam Terkait Isu Medsos
Di sisi lain, Rudi juga mengklarifikasi terkait informasi yang beredar luas di media sosial mengenai kontribusi kurban pimpinan daerah.
Ia menilai, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang utuh agar tidak terjadi salah paham.
“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh,” tegasnya.
Rudi menjelaskan, puluhan hewan kurban tersebut sebenarnya merupakan hasil gotong royong dari berbagai pihak di lingkungan Pemko Batam.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batam tercatat ikut berkontribusi menyalurkan 7 ekor sapi dan 12 ekor kambing.
Sementara itu, sisa hewan kurban lainnya bersumber dari partisipasi pribadi Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, Sekretaris Daerah, serta sumbangsih para Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Batam.
Sebagai tanda dimulainya penyaluran, hewan kurban tersebut telah diserahkan secara simbolis di Masjid Agung Raja Hamidah, Rabu (27/5).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kepada pengurus masjid.
Rudi mengimbau netizen agar lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.
Ia meminta warga selalu melakukan verifikasi (cek dan ricek) sebelum membagikan informasi.
“Pemerintah daerah terus mengedepankan prinsip transparansi dan kebersamaan agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, tetap mendapatkan perhatian dalam momentum hari besar keagamaan,” pungkas Rudi.
Pemko Batam pun memastikan pelaksanaan ibadah kurban tahun ini akan berjalan optimal, transparan, dan pastinya tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
(Ipl/Ft)






















