
Patrolmedia, Batam -:- BP Batam relokasi 2 KK terdampak pengembangan Rempang Eco-City menuju rumah hunian baru di Tanjung Banon.
Jumlah ini menambah total keseluruhan warga Rempang yang telah menempati rumah baru menjadi 58 KK.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan BP Batam relokasi atau memindahkan warga dari hunian sementara menuju rumah baru akan terus berjalan.
Langkah itu, lanjut Ariastuty, merupakan salah satu upaya dalam mempercepat realisasi investasi PSN Rempang Eco-City.
“Semoga masyarakat merasa nyaman dan senang menempati rumah baru ini,” harapnya.
Ia mengatakan, pemerintah bertekad untuk menjadikan Rempang Eco-City sebagai pusat ekonomi baru
Dengan harapan, proyek ini dapat memberikan stimulus terhadap pertumbuhan investasi dan perekonomian masyarakat Batam.
“Melalui proyek strategis ini, tentunya kesempatan dan peluang kerja bagi masyarakat juga terbuka. Kita harapkan, ekonomi masyarakat juga bisa lebih baik,” kata Tuty.
Editor: Fatmi Rahim






















