Pesawat Ruang Angkasa NASA Dekati Matahari di Jarak Terdekat

Parker Solar Probe melakukan pengukuran yang membantu para ilmuwan

NASA
Pesawat ruang angkasa bernama Parker Solar Probe memecahkan rekor saat melakukan penerbangan mendekati matahari dengan jarak yang sangat dekat dan berada di suhu terpanas. (Foto: NASA)
NASA
Pesawat ruang angkasa bernama Parker Solar Probe memecahkan rekor saat melakukan penerbangan mendekati matahari dengan jarak yang sangat dekat dan berada di suhu terpanas. (Foto: NASA)

Patrolmedia – Pesawat ruang angkasa NASA Parker Solar Probe berhasil mendekati matahari dengan jarak terdekat.

Para ilmuwan menerima sinyal dari Parker Solar Probe tepat sebelum tengah malam EST pada hari Kamis (05:00 GMT pada hari Jumat), setelah tidak ada komunikasi beberapa hari selama penerbangan yang sangat panas.

Hal ini diharapkan bisa membuat sejarah bagi NASA.

Dilansir dari BBC, NASA mengatakan wahana itu “aman” dan beroperasi normal setelah melewati jarak hanya 3,8 juta mil (6,1 juta km) dari permukaan matahari.

Pesawat luar angkasa tersebut terjun ke atmosfer luar bintang kita pada Malam Natal, Rabu (25/12/24) dan mengalami suhu yang brutal serta radiasi ekstrem dalam upaya lebih memahami cara kerja Matahari.

NASA kemudian dengan gelisah menunggu sinyal, yang diperkirakan terjadi pada pukul 05:00 GMT pada tanggal 28 Desember.

Bergerak dengan kecepatan hingga 430.000 mph (692.000 kph), pesawat ruang angkasa ini mampu bertahan pada suhu hingga 1.800F (980C), menurut situs NASA.

“Studi jarak dekat terhadap Matahari ini memungkinkan Parker Solar Probe melakukan pengukuran yang membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana material di wilayah ini memanas hingga jutaan derajat, menelusuri asal usul angin matahari (aliran material yang terus menerus keluar dari Matahari) dan menemukan bagaimana partikel energik dipercepat hingga mendekati kecepatan cahaya,” kata NASA.

Kepala Ilmu Pengetahuan di NASA Dr Nicola Fox mengatakan, selama berabad-abad, orang telah mempelajari Matahari, namun tidak akan merasakan atmosfer suatu tempat sampai Anda benar-benar pergi mengunjunginya.

“Jadi kita tidak bisa benar-benar merasakan atmosfer bintang kita kecuali kita terbang melewatinya,” kata Fox kepada BBC.

Ia mengatakan, Parker Solar Probe diluncurkan pada 2018, menuju ke pusat tata surya.