Kayu Merah, Restoran Pertama di Batam yang Letaknya di Tengah Hutan Pelawan Milik Panbil

Kayu Merah
Head of Corporate Hospitality of Panbil Group Teezar Mirza
Kayu Merah
Udang Rujak sebagai salah satu hidangan pembuka, sedangkan Ikan Bakar Batam dan Bebek Bali menjadi menu utama dan Bolu Daun Kelor pelengkap hidangan penutup. (Foto: Patrolmedia) 

Ia berharap, para tamu lokal maupun luar Batam nantinya akan merasakan kepuasan dalam menyantap seluruh hidangan terpilih di Kayu Merah.

“Ini jadi restoran pertama di Batam yang terletak di tengah hutan Pelawan dan para tamu akan merasakan penyajian dan citarasa istimewa
menggunakan beragam metode serta elemen kompleks yang dikreasikan oleh Director of Culinary Glenn Erari,” tutupnya.

Resto tengah hutan ini membawa pendekatan progresif dan kompleks dalam gastronomi, serta memprioritaskan masakan yang berbasis bahan-bahan lokal.

Resto ini memiliki suasana elegan dan intim, sajian kulinernya bisa dinikmati sembari mendengarkan suara asli alam dan pemandangan indahnya hutan Pelawan. Tak heran, restoran tengah hutan ini bakal jadi daya tarik para tamu lokal maupun luar.

Kemegahannya pun melampaui makanan khas Nusantara yang lezat dan beraroma serta penuh dengan rempah-rempah.

Mengambil inspirasi bahan-bahan mentah lokal dan mengubahnya menjadi masakan kontemporer, restoran ini memberikan layanan hangat dan rapi serta menghasilkan pengalaman makan malam yang dibangun di atas interaksi tamu secara informatif.

Keberadaan resto ini diharapkan dapat mengundang para pecinta kuliner.

Selain itu, sajian bisa juga dilakukan dengan cocktail pairing yang diramu khusus menggunakan teknik khusus Bartender Kayu Merah Pelawan Spritz, sebagai minuman pembuka. Dengan begitu akan menstimulasi nafsu makan tamu.

Meski teatrikal dalam penyajiannya, tapi pengalaman yang dirasakan tetap berakar pada cita rasa yang familiar, sehingga tetap mencerminkan masakan nusantara yang autentik.

Setiap hidangan dan minuman memperhatikan berbagai unsur yang penting dari cita rasa Nusantara.