Batam  

PLN Batam Siap Tingkatkan Pasokan Listrik Dukung Geliat Industri dan Bisnis

PLN Batam Siap
Dirut PLN Darmawan Prasodjo saat menghadiri pertemuan
PLN Batam Siap
Asisten I Pemko Batam, Yusfa Hendri memapar pertumbuhan ekonomi di pertemuan Investor and Bussines Forum.

Asisten I Pemko Batam, Yusfa Hendri mengapresiasi dukungan PLN dalam memasok kebutuhan listrik di Batam.

Yusfa menilai hadirnya listrik yang andal menjadi salah satu prioritas dalam mengembalikan geliat perekonomian Batam melalui sektor industri.

“Kami masyarakat Batam berbangga kepada PLN yang turut membangun kembali Batam menjadi wilayah tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Yusfa.

Dirinya menambahkan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Batam pada 2021 mampu tumbuh dengan angka 4,75%.

Angka itu lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 3,43% dan secara nasional 3,69%. Bahkan pada triwulan II tahun 2022 perekonomian Batam tumbuh 5,01%.

“Kami meyakini di 2023 ini rentang pertumbuhan ekonomi Batam itu ada di kisaran 5,5 sampai dengan 6,8%. Ini hasil dari kebijakan Pemko Batam yang tetap menjaga aktivitas industri dan pembangunan daerah saat pandemi,” ucap Yusfa.

Yusfa juga menerangkan, pertumbuhan ekonomi juga terlihat dari mulai pulihnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam.

Pada 2020, jumlah wisatawan hanya sekitar 2.000 orang, sementara pada 2022 naik menjadi 565 ribu. Jumlah itu akan meningkat seiring pembangunan infrastruktur seperti peningkatan lebar jalan, Bandar Udara Internasional Batam, dan penyediaan transportasi publik seperti Lintas Rel Terpadu (LRT).

Dikatakan Yusfa, targetnya nanti bisa mencapai 30, 40 juta orang yang keluar masuk ke batam melalui bandar udara saja.

“Bisa kita bayangkan kalau nanti trafik sebanyak itu, tentu ini akan memunculkan multiplier effect. Ini akan memunculkan peluang-peluang bisnis besar dan tentu akan membutuhkan listrik yang banyak,” kata Yusfa. (Erwin)