Sementara, sejarah mencatat, Distillers Company di beli perusahaan Guinness.
Sebelum bergabung dengan Distillers Company, produksi brand Johnnie Walker merupakan racikan malt whisky dari berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhan bahan baku.
Ini dimungkinkan dari hasil akuisisi beberapa perusahaan destilasi lain seperti, Coleburn Distillery, Clynelish Distillery Co, Dailuaine-Talisker Co, hingga Mortlach Distillery guna memastikan pasokan malt whisky untuk Johnnie Walker.
Tahun 1986 Guinness membeli perusahaan Distillers Company.
Guinness pada 1997 melakukan merger dengan Grand Metropolitan serta Diageo, tahun dimana Johnnie Walker memperkenalkan merek Label Johnnie Walker Pure Malt yang saat ini dikenal dunia sebagai Johnnie Walker Green Label. Green Label sendiri diproduksi sejak tahun 2004.
Diageo sebagai pemilik perusahaan dan brand whisky kebanggaan Skotlandia itu memutuskan menutup semua produksinya di Skotlandia dan diumumkan pada 2009.
Penutupan itu menimbulkan kontroversi dan kemarahan dari berbagai sektor. Penduduk lokal, politisi lokal hingga Menteri Utama Skotlandia mengecam rencana Diageo.
Meski petisi telah diajukan dan nota keberatan disampaikan dalam berbagai propaganda untuk mengubah rencana tersebut, Diageo tetap bersikeras menutup.
Pabrik Johnnie Walker di Kilmarnock resmi tutup operasional, setelah melalui proses panjang pada Mei 2012.
Editor: Erwin Syahril






















