Solok  

Wabup Jon Firman Pandu Siap ‘Fight dengan Bupati Epyardi Asda

Kapan konflik ini akan selesai?

Jon mengatakan, konflik bisa kapan saja selesai. Karena jabatan itu tujuannya mulia, untuk melayani dan mengayomi masyarakat. Tergantun niat kita apa.

“Kalau niat kita baik, maka hasilnya akan baik. Sebaliknya, jika niat kita tidak baik, hasilnya juga tidak akan baik. Tidak hanya bagi bupati, tapi juga bagi saya,”

“Sebenarnya, tidak ada yang sebaik berkoordinasi dan komunikasi yang baik. Tetapi, semua itu kembali terpulang kepada semua pihak. Terkhusus kepada Bupati Epyardi Asda. Karena keputusan dan kebijakan ada di beliau” katanya.

Foto Wakil Bupati tidak ada lagi di agenda-agenda pemerintahan. Apa respons anda?

Bagi Jon, tak ada persoalan. Apalah arti sebuah gambar. Diakui atau tidak diakui, bagi Jon tidak ada masalah. Tapi, negara dan konstitusi telah mengakui dirinya sebagai Wakil Bupati hari ini.

“Untuk itu, karena sudah disumpah dan diberi amanah, saya akan turun terus menjemput aspirasi masyarakat. Dan itu, tidak ada yang bisa melarang dan menghalangi,” tuturnya.

Pesan untuk masyarakat Kabupaten Solok?

“Saya tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif. Mari kita tinggalkan perbedaan. Bagi masyarakat Kabupaten Solok maupun di rantau, mari kita satukan persepsi, pandangan dan tekad kita. Insyaallah, badai ini akan berlalu,” tutupnya.

Penulis: Niko Irawan
Editor: M Ichsan