“Saya berharap, saudara bisa memastikan kewenangan dan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang saudara pimpin bisa berjalan dengan baik dengan meningkatkan kualitas hidup Masyarakat kini juga menjadi bukti bahwa arah pembangunan telah berada pada jalur yang tepat,” ucapnya.
Mahyeldi mengingatkan pasangan Bupati dan wakil bupati untuk selalu menjaga keharmonisan dan harus mampu menjadi Dwi tunggal dengan saling memperkuat dan saling melengkapi karena kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki tugas wewenang yang berbeda.
Ia menegaskan agar segera melaksanakan konsolidasi politik demo terlaksananya pemerintahan yang efektif dan iklim kerja yang kondusif.
“Rangkul semua elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan karena pembangunan hanya akan berhasil jika ada dukungan dan partisipasi dari masyarakat,” ungkapnya.
Selaku ketua pembina Tim Penggerak PKK Sumbar, Mahyeldi juga mengucapkan selamat atas pelantikan ketua tim penggerak PKK kabupaten Solok semoga dapat mengemban amanah serta sukses bermitra dengan pemerintah daerah.
“Keberadaan dan kiprah PKK sangat dibutuhkan. Terlebih sekarang ini kita dihadapkan dengan dinamika masalah dan tuntutan masyarakat yang harus dipenuhi secara simultan dan sistematis maka dari itu laksanakan lah amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Wakil ketia MPR RI Zulkifli Hasan
mengucapkan selamat ke Bupati dan Wakil Bupati Solok yang baru saja dilantik.
Zulkifli mengatakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih harus tunduk dan patuh terhadap aturan dan undang-undang yang berlaku.
“Kita harus melaksanakan visi berbangsa dan bernegara yakninya untuk bersatu untuk menuju kedaulatan dan berlaku adil sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang telah dicita-citakan bisa terwujud,” katanya.
Zulkifli menyebut tanggung jawab dari sumpah jabatan harus dilakukan seperti yang diamanatkan di undang-undang dasar dengan melindungi dan mensejahterakan segenap masyarakat.
“Kita berharap tugas Bupati dan Wakil Bupati mampu menunaikan janji politiknya semasa kampanye pemilu yang lalu,” tutupnya.
Penulis: Niko Irawan
Editor: M Ichsan




















