
Patrolmedia.co.id, Solok – Zul Elfian mencetak sejarah baru selama menjabat Walikota Solok 2 periode. Dimana sejak pemilihan kepala daerah (Pilkada) digelar dengan sistem pemilihan langsung, jabatan Walikota Solok hanya 1 periode dan ada yang dikalahkan oleh Wakilnya sendiri.
Pada 2005 – 2010, masa Samsu Rahim dan Irzal Ilyas berhasil menang menjadi Walikota – Wakil Walikota Solok, namun pada Pilkada 2010 – 2015 Samsu Rahim Walikota Solok memilih bertarung ke Kabupaten Solok, sementara Irzal Ilyas sebagai Wakil Walikota ambil bagian sebagai calon Walikota berpasangan dengan Zul Elfian sebagai calon Wakil Walikota, dan berhasil dimenangkan oleh Irzal Ilyas – Zul Elfian.
Pada pilkada 2015 – 2020, Zul Elfian maju sebagai calon Walikota perpasangan dengan Reinier Mulya sebagai calon Wakil Walikota, melawan petahana (Walikota) Irzal Ilyas, dan Zul Elfian keluar sebagai pemenang.
Selanjutnya, pada 9 Desember 2020 yang baru saja dilaksanakan, berdasarkan versi hitung cepat (quick count) Zul Elfian berhasil mempertahankan kemenangannya sebagai Walikota Solok berpasangan dengan Ramadhani Kirana Putra tokoh muda yang pernah duduk sebagai anggota DPRD kota Solok.
Menurut versi hitungan cepat (quick count) dari data sejumlah posko pemenangan, pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Solok nomor urut 2, Zul Elfian – Ramadhani Kirana Putra meraih 12.962 suara. Posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 4, Yutris Can – Irman Yefri Adang dengan raihan 9.620 suara.
Suara tertinggi ketiga diraih oleh Paslon nomor urut 3 Ismael Koto – Edi Candra dengan 8.476 suara. Posisi juru kunci ditempati Paslon nomor urut 1, Reinier – Andri Maran dengan 5.589 suara. Total suara sah di Pilkada Kota Solok sejumlah 36.647 suara.
Penulis: Niko Irawan
Editor: M Ichsan




















