Fairus menjelaskan, aplikasi berbasis web tersebut dibangun tidak menggunakan APBD Kota Batam, melainkan dibangun secara gotong royong dengan melibatkan warga Batam Kota, mulai dari RT, RW, LPM, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat.
“Bahkan untuk IT saja, kita di bantu oleh warga Batam Kota yang saat ini bekerja di salah satu stasiun TV Nasional. Jadi ini milik warga bersama,” katanya.
Farus mengatakan, jika program tersebut nantinya sudah teruji dan makin diperlukan, tak menutup kemungkinan akan dimasukkan kedalam APBD Kota Batam.
“Kita lihat perkembangannya kedepan, yang jelas kita akan terus upgrade aplikasi ini untuk hasil yang optimal,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakanSipbata.id sebuah inovasi yang diwujudkan Kecamatan Batam Kota untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakatnya.
Sipbata.id bisa di manfaatkan masyarakat sebelum mengurus segala sesuatu yang dibutuhkan.
“Kalau saja website ini bisa berjalan baik maka tidak menutup kemungkinan bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain,” kata Yusfa.
Ia menyebut, inovasi yang dilakukan Kecamatan Batam Kota merupakan salah satu visi dan misi yang ada di Pemko Batam. Seperti, program infrastruktur, peningkatan SDM, pemanfaatan teknologi, dan aplikasi pelayanan dan informasi.
“Dengan diluncurkannya Sipbata.id ini, warga Batam Kota juga bisa menyaring informasi, mana yang hoax dan mana informasi yang benar,” kata Yusfa. (Erwin)




















