Israel Simpan 300 File Rahasia Tentang Pembantaian Warga Palestina

Ilustrasi: Aksi demonstran di Lebanon, membakar bendera Israel sebagsi bentuk kecaman terhadap serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina. (Foto: Okezone)

Shavev mencatat, seperlima dari file tersebut dianggap terlalu sensitif oleh pemerintah untuk diungkapkan.

“Ada banyak orang yang khawatir tentang pengungkapan dokumen ini,” tulis pejabat Arsip Negara Israel, Yaacov Lozowick dalam sebuah pernyataan yang menyertai rilis, seperti dilansir viva dari Middle East Monitor, Jumat, (22/2/2019).

Shalev juga mencatat bahwa file tertua dari dokumen-dokumen ini yang tetap diklasifikasikan, berjudul ‘Parker Report’ dengan catatan tahun 1821.

Simak: Korut Sebut Trump Tak Waras Atas Keputusannya Soal Yerusalem

Selain itu, 125 dokumen rahasia yang berasal dari abad ke-19 dan sekitar 2.000 dokumen sebelum Nakba (eksodus rakyat Palestina) tahun 1948.

Di antara dokumen-dokumen itu adalah file tentang Deir Yassin dan Kfar Qasim, dua kasus pembantaian paling terkenal yang dilakukan oleh pasukan Israel.

 

Editor: Niko Irawan