
Patrolmedia.co.id – Dalam pernyataan Kepolisian Israel mengkonfirmasi, pihak berwenang setidaknya sudah menghancurkan 18 toko dan 3 pom bensin yang dinilai ilegal, berada di kamp pengungsian Shuafat Yerusalem Timur, Rabu (22/11/2018).
Pihak keamanan Israel mengatakan, pembongkaran dilakukan karena bisnis tersebut dibangun secara tidak “sah”, seperti dilansir cnnindonesia.com, Kamis (22/11/2018).
Israel mengklaim wilayah di kamp pengungsian Shuafat Yerusalem Timur dicaplok Palestina. Tempat ini di huni sekitar 24 ribu warga Palestina.
Menurut Israel, jumlah pengungsi Palestina terus meningkat. Hal itu dinilai dari warga pengungsi beranak cucu dan terus bertambah.
Dilaporkan wartawan AFP, Otoritas Israel menggunakan eskavator untuk menghancurkan bangunan, sedangkan polisi memasang garis pengaman.





















