“Loyalitas dan kepribadian jadi kunci bagi saya menjalani hidup, termasuk di politik. Waktu dan kenyataan akan menjawab sendiri, bahwa ketetapan hati, loyalitas dan kepribadian yang membuat kita akan berarti,” ujarnya.
Mengenai langkahnya menjalani proses Pileg 2019, Harizal menegaskan selalu berupaya menjadi diri sendiri, selalu bersikap biasa dan menjaga kepribadian karakter. Hal itu, membuatnya selalu bisa bergaul dengan siapa saja dan duduk di manapun.
“Di manapun, saya selalu berupaya menjaga karakter dan kepribadian apa adanya. Untuk Pileg 2019, tentu saya akan berjuang maksimal meraih simpati dan kepercayaan masyarakat. Soal hasil, saya serahkan sepenuhnya kepada Allah. Karena Allah lah, yang bisa melunakkan dan menetapkan hati masyarakat untuk memilih saya,” ucap Harizal dengan senyum khasnya.
Populer disapa Jack dan Rang Mudo, menurut Harizal hal itu sebuah tantangan tersendiri. Sebab, dalam surat suara tidak akan ada nama Jack atau Rang Mudo, karena hanya ada nama Harizal.
“Saya lebih sering dipanggil Jack dan Rang Mudo. Sementara pada surat suara di Pileg nanti, adanya cuma Harizal. Karena itu, saya terlebih dahulu mensosialisasikan nama asli saya. Jangan lupa, nama saya Harizal,” ujarnya sambil tertawa lepas.
Sementara, Ketua DPC Gerindra Kota Solok, Ismael Koto menegaskan, Gerindra secara nasional hingga ke daerah mengusung semangat dan menargetkan memenangkan Pileg 2019 di Solok.
“Formasi beserta nomor urut kita nilai sudah maksimal dan ideal. Seluruh proses, telah melewati mekanisme dan berbagai pertimbangan,”
“Kita harapkan seluruh Bacaleg segera bekerja maksimal untuk meraih simpati masyarakat dan membawa kebesaran Partai Gerindra di Kota Solok,” kata Ismael.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril





















