Paslon Wako dan Wawako Tanjungpinang Nyatakan Deklarasi Damai

Paslon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul-Rahma dan Paslon Lis Darmansyah-Maya Suryanti, tandatangani nota kesepahaman Deklarasi Damai jelang Pilkada Tanjungpinang 2018. (Foto: Humas Polda Kepri)
Paslon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul-Rahma dan Paslon Lis Darmansyah-Maya Suryanti, tandatangani nota kesepahaman Deklarasi Damai jelang Pilkada Tanjungpinang 2018. (Foto: Humas Polda Kepri)

Patrolmedia.co.id, Tanjungpinang – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul-Rahma dan Paslon Lis Darmansyah-Maya Suryanti, menyatakan Deklarasi Damai jelang pelaksanakan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanjungpinang 2018.

Deklarasi Damai diisi dengan kegiatan Tactical Floor Game oleh seluruh perangkat Operasi Mantap Praja dalam melaksanakan pengamanan Pilkada di Tanjungpinang.

Sebanyak 60 personil melakukan aksi simulasi Sispamkota, dipertunjukkan oleh Personel Dit Shabara Polda Kepri, 90 Personel Sat Brimob Polda Kepri, 320 Personel Polres Tanjungpinang, serta Personel gabungan TNI sebanyak 60 Personel dan 500 massa dari unsur masyarakat.

Aksi Tactical Floor Game oleh personil Polda Kepri, sebagai simulasi pengamanan pilkada di Tanjungpinang. (Foto: Humas Polda Kepri)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan deklarasi damai yang berlangsung dengan sukses dan lancar.

“Saya apresiasi kepada Polda Kepri, Polres Tanjungpinang, TNI dan elemen masyarakat yang terlibat dalam simulasi untuk mengantisipasi tindakan yang mengancam pelaksanaan Pilkada,” ujar Nurdin dalam sambutannya di Dompak, Tanjungpinang, (14/2/2018) pukul 10.30 wib.

Nurdin juga meyakini, simulasi bukan ciri budaya masyarakat Kepri, namun hal itu sebagai bentuk antisipasi pengamanan dari pihak Kepolisian.

“Simulasi ini sebagai gambaran yang kita harus selalu siap sedia dalam kondisi apapun,” kata Nurdin.

Menurut orang nomor 1 di Kepri itu, simulasi lebih menunjukkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat bersama dengan pihak keamanan yang terbina dengan baik.

Akhir kata, Nurdin berharap agar Pilkada Kota Tanjungpinang ini jadi ajang masyarakat Kepri untuk melakukan silaturahmi akbar, bukan malah melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat Kepri.

“Pilkada menjadi tolak ukur keberhasilan kita membangun demokrasi di Kepri ini,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Wakapolda Kepri Brigadir Jenderal Polisi, Yan Fitri Halimansyah menyampaikan, Polri menjamin netralitas dalam Pilkada. Maka, akan ada hukuman bagi anggota yang terbukti ikut andil dalam kegiatan politik.

“Kami menjamin netralitas sebagai pengemban tugas dalam pengamanan pilkada di Tanjungpinang. Maka sikap independen kita sebagai anggota Polri menjadi kewajiban utama,” kata Yan.

Disampaikannya, dalam melaksanakan pengamanan, Polda Kepri telah mengirimkan bantuan Personel dan Sarana Prasarana ke Polres Tanjungpinang, serta TNI juga akan siap membantu jika dibutuhkan.

“Kita menginginkan agar seluruh elemen masyarakat Kepri mau berpartisipasi mewujudkan Pilkada yang damai,” ucap Yan Fitri yang juga abang kandung dari Lis Darmansyah.

Selain Gubernur Kepri dan Wakapolda Kepri, deklarasi damai dan simulasi pengamanan dihadiri pejabat Utama Polda Kepri, Ketua KPU Tanjungpinang, Danlanud Tanjungpinang, Dandim 0315 Bintan, Kapolres Tanjungpinang, serta Pasangan Calon Walikota Tanjungpinang. (Erwin)