Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran, berpotensi melakukan sejumlah perombakan skuad untuk menghadapi SEA V.League 2026.
Setelah sukses mengantarkan Timnas Voli Putra Indonesia menjuarai AVC Men’s Cup 2026, Reidel Toiran resmi dipertahankan oleh PBVSI sebagai pelatih kepala hingga Asian Games 2026.
SEA V.League 2026 akan menjadi ajang pertama bagi Toiran setelah resmi menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Voli Putra Indonesia.
Di tengah euforia gelar juara Asia, PBVSI juga membuka peluang untuk memanggil kembali sejumlah pemain senior yang sebelumnya mundur dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebelum AVC Men’s Cup 2026.
Dua nama yang santer disebut adalah opposite andalan Rivan Nurmulki dan setter berpengalaman Nizar Zulfikar.
Apabila Rivan dan Nizar benar-benar kembali memperkuat skuad Garuda di ajang SEA V.League 2026, Reidel Toiran akan memiliki kombinasi ideal antara pemain senior berpengalaman dan generasi muda yang tengah berada dalam performa terbaik.
Meski demikian, keputusan akhir mengenai daftar pemain tetap berada di tangan Toiran bersama jajaran pelatih dan PBVSI.
Rivan Nurmulki
Rivan Nurmulki lahir pada 16 Juli 1995 dan berposisi sebagai opposite.
Pemain berusia 30 tahun tersebut telah menunjukkan kiprah yang luas, baik di level domestik maupun internasional.
Rivan mengawali karier profesionalnya bersama Surabaya Bhayangkara Samator pada musim 2013/2014 hingga 2019/2020.
Menariknya, Rivan juga pernah satu tim dengan pelatih kepala Timnas Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran.
Pada musim 2018/2019, ia bermain untuk klub asal Thailand, Nakhon Ratchasima The Mall.
Setelah itu, Rivan melanjutkan karier di Jepang bersama VC Nagano Tridents selama dua musim. Ia kemudian kembali ke Indonesia untuk memperkuat Surabaya BIN Samator dan Jakarta STIN BIN.
Pada musim 2024/2025, Rivan sempat membela tim Jawa Timur di Kejurnas, memperkuat Eka Mandiri Salatiga, lalu menjalani karier bersama klub Vietnam, The Cong Tan Cang, dan klub Jepang, Wolfdogs Nagoya.
Memasuki musim 2025/2026, Rivan kembali memperkuat Eka Mandiri Salatiga, kemudian bergabung dengan Diamond Food Fine Chef Samutsakorn (Thailand), sebelum kembali berkarier bersama The Cong Tan Cang di Vietnam.
Sepanjang kariernya, Rivan telah mengoleksi sejumlah penghargaan individu. Ia dua kali meraih gelar MVP Proliga pada musim 2015/2016 dan 2017/2018, MVP Thai-Denmark Super League 2018/2019, serta MVP Livoli 2018/2019.
Selain itu, Rivan juga pernah meraih penghargaan Best Scorer Proliga 2015/2016, Best Point Scorer Proliga 2022/2023, serta terbaru Best Point Scorer Hung Vuong Cup 2025/2026 di Vietnam.
Profil Rivan Nurmulki
- Tanggal lahir/usia: 16 Juli 1995 (30 tahun)
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Posisi: Opposite
- Tinggi badan: 200 cm
- Berat badan: 86 kg
- Spike: 360 cm
- Block: 335 cm
- Tangan dominan: Kanan
- Peringkat: 3.470
Nizar Zulfikar
Nizar Zulfikar lahir pada 12 September 1994 dan berposisi sebagai setter.
Di level klub, Nizar mengawali karier bersama Surabaya Bhayangkara Samator pada musim 2011/2012 hingga 2021/2022.
Selanjutnya, ia memperkuat Rajawali Pasundan dan Jakarta Bhayangkara Presisi pada musim 2022/2023 hingga 2023/2024. Setelah itu, Nizar membela tim Jawa Timur, Diamond Food Fine Chef Samutsakorn (Thailand), lalu kembali ke Jakarta Bhayangkara Presisi pada musim 2024/2025.
Pada musim 2025/2026, Nizar sempat bermain untuk Singo Yudha VC dan Jakarta Bhayangkara Presisi, sebelum bergabung dengan Bodyguard Headquarter (Kamboja), yang masih diperkuatnya hingga saat ini.
Sepanjang kariernya, Nizar telah meraih dua penghargaan Best Setter Proliga, masing-masing pada musim 2016/2017 dan 2021/2022.
Profil Nizar Zulfikar
- Tanggal lahir/usia: 12 September 1994 (31 tahun)
- Tempat tinggal: Surabaya
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Posisi: Setter
- Tinggi badan: 184 cm
- Berat badan: 65 kg
- Spike: 315 cm
- Block: 300 cm
- Tangan dominan: Kanan
- Peringkat: 4.740
- Peringkat nasional: 1.098 (2026).
(/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Lifia Anggraini)






















