Ruben Onsu Mengungkap Beban Hidup yang Selama Ini Disembunyikan
Ruben Onsu, sosok yang dikenal sebagai presenter penuh energi dan selalu tersenyum di depan kamera, ternyata menyimpan beban hidup yang tidak ringan. Di balik penampilannya yang ceria, ia mengakui bahwa dirinya sedang menghadapi tantangan besar dalam kehidupan pribadinya dan karier.
Dalam sebuah wawancara podcast Kacamata Nanda di kanal YouTube Nanda Persada, Ruben secara emosional mengungkap perasaannya terhadap situasi yang ia alami belakangan ini. Ia mengaku lelah karena sering menjadi sasaran kritik dan hinaan dari publik, terutama setelah masalah pribadinya dengan mantan istrinya, Sarwendah, menjadi sorotan.
Ruben menegaskan bahwa ia tidak bekerja demi keuntungan pribadi, melainkan untuk memenuhi tanggung jawab yang besar. Menurutnya, mencari nafkah bukanlah hal mudah, terlebih ketika banyak orang bergantung pada penghasilannya.
- “Cari duit itu enggak gampang, Mas Nanda. Bener, enggak gampang,” ujarnya dengan nada jujur.
- “Badan gue satu, tapi harus ada 10 piring yang saya kasih makan. Kalau buat gue sendiri mah gue bisa, bahkan beli rumah lebih gede dari itu gue bisa. Tapi gue punya tanggung jawab.”
Dari pernyataan tersebut, terlihat bahwa Ruben ingin menunjukkan bahwa kesuksesannya tidak datang begitu saja. Di balik tampilan sukses yang terlihat di hadapan publik, ia telah berjuang keras selama bertahun-tahun.
Lelah Menjadi Sasaran Hinaan

Kelelahan Ruben semakin memuncak saat masalah pribadinya menjadi konsumsi publik. Ia merasa martabatnya sebagai seorang ayah tercoreng akibat hinaan kasar dari Sarwendah yang viral. Hal ini terasa semakin menyakitkan karena hinaan tersebut dialami di depan anak-anaknya.
Ia mengakui bahwa selama dua tahun terakhir, ia memilih diam dan menerima semua label negatif yang disematkan kepadanya. Namun, ia merasa publik tidak pernah melihat sisi perjuangannya dalam membangun keluarga dan karier dari nol.
“Du tahun kita diam aja. Ketika kita bersuara, kita dianggap baper, dianggap sok merasa jadi korban. Padahal, gue ini sedang pulih, tidak lagi remuk-remuknya,” tuturnya.
Ruben juga mengungkap fakta pahit bahwa berbagai pemberitaan miring dan campur tangan pihak-pihak luar yang disebutnya sebagai ‘kompor’, sangat berdampak pada stabilitas pekerjaannya. Baginya, setiap rumor yang beredar bukan sekadar gosip, melainkan ancaman bagi piring-piring nasi orang-orang yang bergantung padanya.
“Pemberitaan-pemberitaan itu berdampak banget ke pekerjaan gue. Berdampak banget!” serunya.
Harapan dan Pesan Akhir
Di akhir wawancara, Ruben hanya menitipkan satu pesan sederhana. Di tengah kisruh dengan Sarwendah, ia hanya menginginkan ketenangan dan keadilan dalam hal pengasuhan anak.
“Mudah-mudahan nanti dikasih bahagia. Kita harus kerja lah, masa ngarep duit turun dari langit? Tapi insyallah, mudah-mudahan Allah kasih bahagia, kasih kita happy, kasih liburan (tanpa beban),” tutupnya.




















