Briptu Excel tewas tertembak rekan ketika tangani keributan di Bolmut: Brigpol Randy keluarkan senpi

Ringkasan Berita:

  • Briptu Excel Mamuli tewas diduga tertembak rekannya Brigpol Randy saat menangani keributan bersenjata tajam di Bolmut.
  • Polisi menyebut tembakan diarahkan kepada pelaku, namun mengenai Briptu Excel hingga meninggal dalam perjalanan rumah sakit.
  • Brigpol Randy telah diamankan Propam, sementara penyelidikan dan pengejaran dua terduga pelaku terus berlangsung oleh kepolisian.

, MANADO-Anggota Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Briptu Excel Mamuli tewas diduga tertembak rekannya Brigpol Randy.

Brigadir Polisi Satu (Briptu) pangkat dalam Bintara Polri, berada satu tingkat di atas Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan satu tingkat di bawah Brigadir Polisi (Brigpol).

Keduanya diketahui merupakan rekan satu unit di Satreskrim dan sama-sama tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bolmut.

Hal ini dibeberkan oleh Yos Mamuli ayah korban saat ditemui Tribun Manado,Com, di Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Karombasan Utara, Kecamatan Wanea, Manado, Sulawesi Utara, Senin (29/6/2026).

“Baru satu bulan anak saya bergabung di URC,” tuturnya.

Kata Yos, sebelumnya anaknya bertugas di Polda Sulut lalu dipindahkan ke Polres Bolmut.

“Di Bolmut anak saya bertugas di Unit Lantas setelah itu bertugas di Reskim dan terjadilah kejadian ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan sampai saat ini pihak keluarga belum mengetahui pasti kronologis kejadian ini.

“Kita masih menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian,” ungkapnya.

Keluarga Kenal Pelaku

Pihak keluarga mengaku mengenal dekat Brigpol Randy.

“Kami kenal, pangkatnya Brigpol berinisial RLT alias Randy (39) warga,” ujar Tante korban yang meminta namanya tidak ditulis.

Menurutnya, pihak keluarga merasa terpukul dengan kejadian ini.

Apalagi pihak keluarga saat datang datang di Rumah Sakit Bhayangkara korban telah meninggal dunia.

“Kami sangat kaget mendapat informasi adik kami tertembak dan tidak bisa diselamatkan,” tuturnya.

Dia pun berharap kasus ini bisa diselidiki dengan tuntas oleh pihak kepolisian.

“Kami percayakan kasus ini kepada Polda Sulut untuk mengusut tuntas,” pungkasnya.

Kronologis Penembakan

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan berdasarkan laporan dari Kapolres Bolmut, peristiwa tersebut terjadi ketika Tim URC merespons laporan masyarakat terkait dugaan keributan yang melibatkan sejumlah orang yang membawa senjata tajam.

“Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan,” ujar Kabid.

Kata Kabid setibanya di lokasi, petugas langsung berusaha mengamankan para pelaku. 

Situasi berkembang cepat saat seorang terduga pelaku lainnya diduga hendak menyerang Briptu Excel Mamuli menggunakan senjata tajam.

“Dengan adanya perlawanan oleh para pelaku, dalam kondisi yang berlangsung sangat cepat tersebut, Brigpol RLT alias Randy mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku namun ternyata mengenai rekannya sendiri Briptu Excel sehingga mengalami luka tembak” lanjutnya.

Alamsyah menjelaskan, setelah itu korban segera dievakuasi ke RSUD Bolaang Mongondow Utara dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. 

Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.15 Wita.

“Pasca kejadian, tim pengawas internal Propam Polda Sulut dan Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara langsung mengambil langkah-langkah penanganan secara profesional dan terukur untuk melakukan penyelidikan kejadian ini. Seluruh personel yang berada di lokasi turut dimintai keterangan untuk memastikan proses investigasi berjalan secara objektif dan transparan,” terang Kabid Humas.

Menurutnya, aparat kepolisian juga terus memburu dua terduga pelaku yang melarikan diri setelah kejadian. 

Dari tiga orang yang diduga terlibat dalam keributan tersebut, satu orang telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum.

Polda Sulut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya personel yang sedang melaksanakan tugas negara sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa.

“Atas nama Kapolda Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. 

Polda Sulut berkomitmen menangani kejadian ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, upaya pengejaran terhadap dua terduga pelaku yang melarikan diri terus dilakukan hingga berhasil diamankan,” ungkapnya.

Pelaku Ditahan

Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan pihaknya telah menahan Brigpol Randy sebagai langkah pengamanan dan pemeriksaan,

“Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulut. Proses pemeriksaan masih berlangsung,” ujar Hasibuan.

Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

Selain proses etik yang ditangani Propam, penyelidikan terhadap peristiwa penembakan juga terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan penyebab kejadian.

Yang pasti sesuai arahan Pak Kapolda kasus ini harus diusut sampai tuntas,” tuturnya.

Menurut Kabid, apalagi dalam penyelidikan ditemukan adanya kelalaian maka terduga pelaku akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Pasti akan ditindak tegas kalau ditemukan ada kelalaian,” tegasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Kronologi Polisi Tertembak di Bolmut, Brigpol Randy Hendak Lindungi Briptu Excel dari Serangan Sajam

dan

Brigpol Randy Diamankan Propam Polda Sulut, Jalani Pemeriksaan atas Dugaan Penembakan Briptu Excel