Dukungan Penuh Wakil Wali Kota Batu untuk Perombakan Kepala Badan Gizi Nasional
Keputusan tegas Presiden Prabowo Subianto untuk merombak jajaran pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Wakil Wali Kota Batu sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Batu, Heli Suyanto. Ia menyatakan dukungan penuh atas langkah strategis tersebut, khususnya terkait pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Menurut Heli, perombakan ini merupakan langkah terbaik yang diambil oleh Presiden Prabowo untuk memastikan program-program gizi nasional berjalan efektif dan sesuai harapan masyarakat.
Sebagai seorang kader partai yang aktif di daerah, Heli Suyanto mengakui bahwa Partai Gerindra di Kota Batu sering kali menjadi garda terdepan dalam menerima laporan langsung dari masyarakat. Laporan-laporan ini mencakup berbagai persoalan teknis dan keluhan terkait pelaksanaan program-program pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis (MBG). Pengalamannya berinteraksi langsung dengan warga membuatnya memahami urgensi dan pentingnya respons cepat serta tindak lanjut yang konkret terhadap aspirasi masyarakat.
Keputusan Presiden Prabowo untuk mengganti Dadan Hindayana, yang dinilai belum optimal dalam menjalankan tugas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dipandang oleh Heli sebagai wujud nyata kepemimpinan yang responsif. Ia menekankan bahwa tindakan ini menunjukkan bahwa pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden, benar-benar mendengarkan aspirasi dari masyarakat luas, terutama para penerima manfaat program.
“Kami sangat mendukung langkah serta keputusan tegas Pak Prabowo atas pencopotan Kepala BGN,” ujar Heli Suyanto pada Rabu, Juni 2026. “Ini merupakan wujud Pemerintah, khususnya Presiden, mendengarkan aspirasi dari masyarakat maupun penerima manfaat terkait keluhan pelaksanaan MBG selama ini.”
Keluhan dan Laporan Langsung dari Lapangan Mengemuka
Heli Suyanto tidak menampik bahwa dirinya dan kader Partai Gerindra lainnya di Kota Batu kerap menerima laporan dan keluhan langsung dari masyarakat mengenai berbagai kendala dalam pelaksanaan program MBG. Hal ini, menurutnya, berimbas pada munculnya persepsi negatif di kalangan masyarakat, terutama di antara mereka yang menjadi penerima manfaat langsung dari program tersebut.
“Berdasarkan berbagai laporan yang kami terima langsung dari masyarakat, masih banyak persoalan yang belum ditindaklanjuti secara optimal,” ungkap Heli. “Hal inilah yang kemudian menimbulkan persepsi negatif terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.”
Lebih lanjut, Heli menjelaskan bahwa Partai Gerindra di tingkat daerah sering kali menjadi titik masuk bagi berbagai masukan dari masyarakat. Masukan tersebut mencakup isu-isu krusial seperti kualitas makanan yang disajikan, kendala teknis dalam pendistribusian, hingga efektivitas pelaksanaan program di lapangan. Namun, ironisnya, keluhan dan saran yang disampaikan oleh masyarakat sering kali tidak mendapatkan respons yang memadai, baik dari segi kecepatan maupun kedalaman tindak lanjut. Kondisi inilah yang kemudian memicu munculnya kritik tajam terhadap program strategis nasional yang seharusnya memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Tidak dipungkiri banyak sekali laporan masyarakat yang masuk kepada kami. Sebagian besar berkaitan dengan pelaksanaan program di daerah,” imbuhnya. “Masyarakat berharap adanya tindak lanjut yang cepat dan konkret, namun dalam kenyataannya masih banyak persoalan yang belum terselesaikan dengan baik, sehingga kami menilai keputusan tegas Pak Prabowo ini sangat tepat.”
Harapan Baru di Tangan Pimpinan BGN yang Baru
Dengan adanya perombakan kepemimpinan ini, Heli Suyanto menyematkan harapan besar pada pimpinan baru Badan Gizi Nasional. Ia secara spesifik menyebutkan penggantian Dadan Hindayana dengan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN baru, serta penunjukan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, menggantikan Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Heli berharap, kepemimpinan yang baru ini mampu membawa perubahan signifikan ke arah yang lebih baik.
“Karena program ini tujuannya mulia, kami berharap Kepala BGN yang baru bisa menjalankan amanat dari Presiden dengan baik. Sehingga program MBG ini benar-benar sesuai dengan harapan Presiden dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak,” pungkas Heli.
Perubahan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi program-program gizi nasional, memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap program-program strategis pemerintah.




















