Jemaah Haji Kloter Pertama Solo Tiba, Dua Wafat di Mekah

Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Solo Tiba dengan Selamat

BOYOLALI – Suasana haru dan lega menyelimuti Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, pada Selasa malam, Juni 2026, ketika jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Solo mendarat dengan selamat. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 6401 mendarat tepat pukul 20.37 WIB, membawa gelombang pertama para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Kedatangan rombongan ini disambut dengan antusias oleh keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak sore hari. Para jemaah yang terlihat lelah namun penuh syukur, disambut dengan senyum dan pelukan hangat.

Rincian Jemaah dan Petugas

Kloter pertama Embarkasi Solo ini seluruhnya berjumlah 358 orang. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Jemaah Haji:
    • 350 jemaah berasal dari Kabupaten Tegal.
    • 2 jemaah berasal dari Kota Solo.
  • Petugas:
    • 2 petugas haji daerah.
    • 4 petugas haji kloter.

Wakil Kepala Bidang Pembekalan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, David Fajar Saputra, mengonfirmasi bahwa kedatangan jemaah haji kloter pertama ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” ujar David.

Dua Jemaah Wafat di Tanah Suci

David juga menjelaskan bahwa jumlah jemaah dalam kloter pertama ini tidak genap 360 orang. Hal ini dikarenakan dua orang jemaah asal Kabupaten Tegal telah berpulang ke Rahmatullah saat menunaikan ibadah di Mekkah.

  • Rais Kadar Tanglog (79 tahun) meninggal dunia pada tanggal 23 Mei 2026. Beliau telah dimakamkan di Pemakaman Syaraya Syuhada Al Haram, sebuah tempat yang mulia di Tanah Suci.
  • Supriyono Kadarisman Cakra Merta (68 tahun) menyusul berpulang pada tanggal 27 Mei 2026. Almarhum juga telah dimakamkan di Syara’i, tempat peristirahatan terakhirnya.

Kepergian kedua jemaah tersebut tentu menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, namun diharapkan menjadi husnul khotimah dan mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT. Meskipun tidak dapat kembali bersama rombongan, amal ibadah haji mereka telah dicatat oleh Sang Pencipta.

Proses Kepulangan yang Terjadwal

Proses kepulangan jemaah haji dari Embarkasi Solo ini merupakan bagian dari serangkaian jadwal yang telah disusun secara cermat oleh pihak penyelenggara. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan seluruh jemaah selama perjalanan kembali ke tanah air.

Setiap kloter akan dipantau secara ketat, mulai dari keberangkatan pesawat di Arab Saudi hingga kedatangan di Bandara Adi Soemarmo. Petugas PPIH telah disiagakan di berbagai titik untuk memberikan bantuan dan memastikan semua kebutuhan jemaah terpenuhi.

Kepulangan jemaah haji bukan hanya sekadar akhir dari sebuah perjalanan ibadah, melainkan juga awal dari kehidupan baru dengan pengalaman spiritual yang mendalam. Diharapkan, semangat dan pelajaran yang didapat selama menunaikan rukun Islam kelima ini dapat terus tertanam dalam diri para jemaah, serta menjadi inspirasi bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

Proses kedatangan jemaah haji kloter pertama ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan bagi ribuan jemaah lainnya yang akan tiba di Embarkasi Solo dalam beberapa hari dan minggu mendatang. Pihak penyelenggara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji, dari keberangkatan hingga kepulangan.