Acara SHIFT Jakarta 2026: Memperkuat Ketahanan Siber di Tengah Ancaman Digital
Commvault menggelar acara SHIFT, forum unggulan yang pertama kali diselenggarakan di Jakarta pada 7 Mei 2026. Acara ini menjadi momen penting bagi pelanggan dan mitra untuk berdiskusi tentang strategi memperkuat ketahanan siber di tengah meningkatnya ancaman digital dan percepatan adopsi teknologi AI. Dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang semakin pesat, kebutuhan akan perlindungan data dan pemulihan sistem yang andal semakin mendesak.
Tantangan Siber di Indonesia
Berdasarkan laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sepanjang tahun 2025 tercatat miliaran upaya serangan siber yang terjadi. Fragmentasi alat dan pendekatan perlindungan yang tidak terintegrasi membuat organisasi kesulitan dalam menjaga keamanan identitas, data, dan proses pemulihan. Martin Creighan, Vice President Asia Pacific di Commvault, menekankan bahwa ketahanan siber kini bukan hanya sekadar perlindungan, tetapi juga memastikan pemulihan yang dapat diandalkan agar bisnis tetap berjalan lancar.
Commvault Cloud Unity: Platform Terpadu Berbasis AI
Commvault meluncurkan platform baru bernama Commvault Cloud Unity, yang merupakan solusi cloud-native yang mengintegrasikan perlindungan data, pemulihan siber, dan ketahanan identitas dalam satu sistem. Didukung oleh kecerdasan buatan (AI), platform ini mampu menemukan workload, mengklasifikasikan data, dan merekomendasikan kebijakan perlindungan secara otomatis. Dengan visibilitas dan kontrol yang lebih luas, organisasi dapat merespons ancaman dengan lebih efektif di lingkungan hybrid dan multi-cloud.
Pemulihan yang Bersih dan Aman
Fokus utama acara SHIFT Jakarta adalah pentingnya pemulihan siber yang valid. Serangan modern sering kali tersembunyi dan menyebar ke berbagai sistem, sehingga risiko memulihkan data yang terkompromi semakin tinggi. Commvault membantu organisasi menemukan titik pemulihan yang tepercaya dan memastikan sistem yang dipulihkan benar-benar aman digunakan kembali. Perubahan ini menandai transisi dari sekadar “memulihkan cepat” menjadi “memulihkan dengan benar.”
Identitas dan Perlindungan Cloud-Native
Identitas manusia maupun mesin kini menjadi lapisan krusial dalam ketahanan siber. Dengan meningkatnya penggunaan AI, permukaan serangan semakin luas. Pendekatan Commvault memungkinkan pemantauan identitas, deteksi perubahan tidak sah, dan pemulihan identitas yang dapat dipercaya. Selain itu, platform ini juga mendukung pemulihan aplikasi modern berbasis Kubernetes, SaaS, dan multi-cloud, termasuk konfigurasi dan dependensi, sehingga layanan bisnis dapat kembali berjalan secara menyeluruh.
Ketahanan Siber sebagai Kebutuhan Bisnis
Seperti yang ditegaskan Gareth Russell, Field CTO Security APAC di Commvault, visibilitas terhadap data yang benar-benar bersih menjadi kunci pemulihan yang aman. Sepanjang acara, satu pesan utama terus bergema: ketahanan siber bukan lagi sekadar fungsi IT, melainkan kebutuhan bisnis yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan operasional, kepercayaan pelanggan, dan kepatuhan regulasi. Dengan inovasi seperti Commvault Cloud Unity, organisasi kini memiliki alat yang kuat untuk menghadapi tantangan siber di era digital saat ini.
























