Proyek Bougenville Dikritik Publik, BP Batam: Pakai Dana CSR, Bukan APBN

Bougenville Batam
Pengadaan pot bunga bougenville menjadi sorotan warga Batam. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Penataan puluhan pot bunga bougenville Batam di sejumlah ruas jalan protokol menuai kritikan publik di media sosial.

Menanggapi itu, BP Batam mengklarifikasi terkait sumber dana dan teknis penempatan pot yang dianggap mengganggu jalan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut proyek mempercantik kota tersebut sama sekali tidak menyedot anggaran negara.

“Program ini tidak menggunakan APBN maupun anggaran operasional BP Batam. Seluruhnya berasal dari kontribusi pihak ketiga melalui skema CSR (Corporate Social Responsibility),” kata Ariastuty dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Selain soal anggaran, netizen juga menyoroti posisi pot yang diletakkan terlalu dekat dengan badan jalan sehingga dianggap membahayakan.

Ariastuty mengatakan, BP Batam memastikan akan segera melakukan pengaturan ulang atau adjustment.

“Terima kasih atas masukan masyarakat. Untuk peletakan yang terlalu dekat dengan jalan, nantinya akan kami jauhkan kurang lebih 5 meter,” ujarnya.

Langkah ini diambil agar bahu jalan tetap berfungsi semestinya, yakni sebagai area pemberhentian kendaraan dalam keadaan darurat.

Meski menuai kritik, Ariastuty menjelaskan penataan ini bertujuan untuk meningkatkan estetika kawasan mulai dari Bundaran Punggur hingga area Kantor BP Batam.

Ini alasan BP Batam pilih bunga bougenville:

Tahan Banting: Cocok dengan iklim tropis Batam yang panas.

Minim Perawatan: Tetap tumbuh subur meski minim air, sehingga lebih efisien.

Estetika: Memberikan warna cerah yang membuat suasana jalan lebih asri bagi pengguna jalan.

Saat ini, BP Batam masih menunggu pengiriman tanaman tambahan dari Pulau Jawa untuk melengkapi penataan yang ada.

Ariastuty berharap masyarakat turut menjaga fasilitas tersebut agar keindahan kota terjaga dalam jangka panjang.