Hukum  

287 iPhone & 50 Samsung Senilai Rp 3,7 M Gagal Diselundupkan dari Batam

iphone Selundupan Batam
337 Unit Hape ilegal di sita Bea Cukai Batam. (Foto: Ist)
Panbil Mall

Patrolmedia, ​Batam – 287 unit iPhone berbagai tipe dan 50 unit Samsung Galaxy nyaris lolos ke luar Batam pakai modus kompartemen rahasia.

Aksi penyelundupan ratusan unit ponsel pintar senilai miliaran rupiah itu digagalkan Bea Cukai Batam di Pelabuhan Roro Telaga Punggur.

​Ratusan ponsel tersebut ditemukan di dalam dinding bak truk pick-up yang dimodifikasi.

Truk tersebut sedianya akan menyeberang menuju Tanjung Buton, Siak, menggunakan KMP Lome.

​”Berdasarkan hasil pencacahan, total ada 337 unit handphone yang diamankan. Terdiri dari 287 unit iPhone dan 50 unit Samsung,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, Senin (13/4/2026).

​Petugas Bea Cukai merinci, dari 287 iPhone yang disita, terdapat seri terbaru mulai dari iPhone 14 hingga iPhone 17 Pro Max.

Sementara 50 unit lainnya merupakan Samsung Galaxy seri A terbaru.

​”Estimasi nilai barang mencapai Rp 3,76 miliar. Akibat upaya penyelundupan ini, potensi kerugian negara mencapai Rp 414 juta,” ungkap Agung.

​Berikut rincian barang bukti yang disita:

​287 Unit iPhone: Terdiri dari iPhone 14 128GB (167 unit), iPhone 15 128GB (100 unit), dan iPhone 17 Pro Max 512GB (20 unit).

​50 Unit Samsung: Tipe Galaxy A57 5G 256GB.

​Penangkapan bermula saat petugas mencurigai sebuah truk pick-up yang tampak tak bermuatan saat akan naik ke kapal.

Namun, lewat analisis tajam petugas di lapangan, pemeriksaan mendalam pun dilakukan.

​Petugas menemukan false compartment atau ruang rahasia di dinding bak truk.

Di sanalah ratusan ponsel tanpa dokumen kepabeanan itu disembunyikan untuk mengelabui petugas.

​”Modus ini menunjukkan upaya sistematis untuk menghindari pengawasan. Kami akan terus memperketat penjagaan di jalur-jalur penyeberangan,” tegasnya.

​Kini, seluruh barang bukti beserta armada truk dosita di Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam untuk proses penyidikan sesuai UU Kepabeanan yang berlaku.