Berita  

Sia Gugat Cerai, Suami Tuntut Tunjangan Rp4,1 Miliar per Bulan

Panbil Mall


Penyanyi asal Australia, Sia Furler atau yang dikenal dengan nama Sia, sedang menjalani proses perceraian dari suaminya, Daniel Bernad. Gugatan cerai ini diajukan oleh Sia pada Mei 2025 setelah tiga tahun pernikahan mereka. Proses ini menimbulkan berbagai perdebatan terkait hak dan kewajiban finansial antara keduanya.

Di tengah proses perceraian, Daniel Bernad mengajukan tuntutan tunjangan sebesar 250.000 dolar AS (sekitar Rp 4,1 miliar) per bulan. Tuntutan ini muncul setelah Sia mengajukan gugatan perceraian. Menurut dokumen pengadilan di Amerika Serikat, Bernad tidak hanya meminta tunjangan bulanan, tetapi juga biaya hukum sebesar 300.000 dolar AS (sekitar Rp 4,92 miliar) serta 200.000 dolar AS (sekitar Rp 3,28 miliar) untuk membayar biaya audit forensik.

Berdasarkan dokumen yang diajukan di Los Angeles, Bernad mengklaim bahwa ia tidak memiliki penghasilan setelah berhenti dari pekerjaan tetap pada 2021. Ia mengaku meninggalkan pekerjaan tetapnya untuk membuka klinik perawatan ketamin bersama Sia. Mereka sempat mendirikan perusahaan bernama Modern Medicine pada tahun 2022. Namun, Bernad menuduh Sia berhenti mendanai usaha tersebut sejak Maret 2025.

Alasan Tuntutan Tunjangan

Tunjangan besar yang diminta oleh Bernad bertujuan untuk mempertahankan gaya hidup mewah dan kelas atas yang ia nikmati selama bersama Sia. Pengeluaran bulanan yang mencapai lebih dari 400.000 dolar AS (sekitar Rp 6,56 miliar) digunakan untuk fasilitas seperti jet pribadi, liburan, hingga makan di restoran mewah.

“Kami tidak perlu memantau pengeluaran hidup kami,” tulis Bernad dalam dokumen pengadilan. Ia meminta pengadilan memerintahkan Sia untuk membayar tunjangan pasangan sementara sebesar USD 250.856 per bulan.

Bernad menegaskan bahwa selama berumah tangga, finansialnya bergantung sepenuhnya pada Sia. Ia menyatakan bahwa Sia adalah pencari nafkah utama dalam pernikahan mereka. “Saya tidak punya penghasilan dan Sia telah menghentikan semua pendanaan untuk Modern Medicine. Sia memiliki kemampuan untuk membayar tunjangan untuk mempertahankan status quo keuangan kami,” tulis Bernad dalam dokumen tersebut.

Menurut Bernad, uang tunjangan akan digunakan untuk mengikuti pelatihan selama beberapa tahun agar dapat lulus sertifikasi dan berpraktik onkologi radiasi kembali. Setelah Sia mengajukan gugatan perceraian, Bernad mengaku bahwa Sia sempat membiayai hidupnya di sebuah hotel hingga akhir Juli, sebelum ia pindah ke kediamannya saat ini.

Bernad telah menghabiskan lebih dari 100.000 dolar AS (sekitar Rp 1,64 miliar) untuk menyewa properti tersebut selama setahun. Namun, ia mengklaim bahwa Sia menolak permintaannya untuk mengganti biaya tersebut.