Berita  

Mantan Direktur Olahraga Buka Alasan Kluivert Gagal di Italia

Panbil Mall

Perjalanan Karier Justin Kluivert yang Penuh Tantangan

Justin Kluivert, pemain sepak bola asal Belanda, telah melalui perjalanan karier yang penuh dengan tantangan dan pembelajaran. Dari awalnya bergabung dengan AS Roma hingga akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya di Premier League bersama AFC Bournemouth, perjalanan Kluivert menjadi cerita yang menarik untuk diikuti.

Bergabung dengan AS Roma

Kluivert memulai kariernya di AS Roma pada tahun 2018 setelah tampil mengesankan di Ajax Amsterdam. Sebagai anak tertua mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, ia memiliki latar belakang yang kuat dalam dunia sepak bola. Namun, meskipun memiliki potensi besar, Kluivert kesulitan menembus tim utama I Giallorossi selama masa bermukimnya di ibu kota Italia.

Menurut eks direktur olahraga AS Roma, Ramón Rodríguez Verdejo atau dikenal sebagai Monchi, tekanan bermain untuk klub sebesar Roma menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan Kluivert tidak mampu berkembang secara maksimal.

“Dia pemain dengan banyak kualitas, tetapi mungkin beban bermain untuk Roma terlalu berat baginya,” ujar Monchi. Ia juga menyebutkan bahwa hal serupa terjadi pada Cengiz Uender, yang datang ke Roma di usia muda dan mengalami kesulitan yang sama.

Menemukan Kembali Performa Terbaik di Premier League

Setelah menjalani masa pinjaman di beberapa klub Eropa, Kluivert akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya di Inggris. Di musim lalu, ia tampil impresif bersama AFC Bournemouth di Premier League. Kluivert menjadi bagian penting dalam lini serang tim dan menunjukkan kemampuan individu yang menonjol walau baru mencetak satu gol dari enam pertandingan Premier League musim ini.

Monchi mengapresiasi peran Kluivert di Bournemouth. “Justin adalah pemain yang memiliki keberanian dan kecerdasan bermain di antara lini,” kata Monchi. Ia juga menilai bahwa Kluivert mampu menonjol dalam situasi satu lawan satu, sehingga menjadi pemain penting di Premier League untuk Bournemouth, yang sedang menjalani musim luar biasa.

Kembali Dipanggil ke Timnas Belanda

Penampilan stabil Kluivert di Premier League membuatnya menjadi sosok kunci di tim asuhan Andoni Iraola. Performa apiknya turut membantu Bournemouth bersaing di papan tengah klasemen dan menegaskan kapasitasnya sebagai pemain yang matang setelah perjalanan karier yang sempat naik-turun di Eropa.

Prestasi Kluivert tidak hanya menarik perhatian publik Inggris, tetapi juga pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman. Pada jeda internasional terakhir, Kluivert kembali mengenakan seragam De Oranje dan tampil mengesankan dalam kemenangan 4-0 atas Finlandia.

Bagi Kluivert, panggilan itu menjadi bukti bahwa kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Ia kini dipandang sebagai salah satu pemain sayap yang mampu menambah variasi serangan timnas Belanda.

Catatan Prestasi yang Mengesankan

Secara total, Kluivert telah mencatatkan 82 penampilan bersama Bournemouth, mencetak 23 gol dan 10 assist. Ini menunjukkan bahwa ia telah berhasil menemukan kembali jalannya sebagai pemain kelas dunia.

Perjalanan Kluivert menjadi contoh bahwa kesuksesan tidak selalu datang cepat. Dengan ketekunan dan kerja keras, ia akhirnya menemukan kembali jalannya dan menjadi pemain yang dihargai di level internasional.