Polisi Telusuri Penyebab Ledakan Kapal Federal II di Batam yang Tewaskan 10 Pekerja

Kapal Federal II Terbakar
Kapal Federal II meledak di galangan PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Batam, Rabu (15/10/2025). (Foto: Screenshot)

Patrolmedia, Batam – Polda Kepri tengah menelusuri penyebab meledaknya Kapal tanker Federal II yang terbakar di galangan PT. ASL Shipyard, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, pada Rabu dini hari kemarin (15/10/2025).

Video: Kapolda Kepri Periksa TKP Meledaknya Kapal Federal II Tanjunguncang

“Tim gabungan Polda Kepri dan Polresta Barelang masih melakukan pendalaman dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti dari insiden kebakaran tersebut,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin, dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).

Polisi mengungkap, ledakan yang terjadi sekitar pukul 04.20 WIB itu menewaskan 10 pekerja dan melukai 21 lainnya.

Kapal Federal II Terbakar
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin melihat  kondisi korban ledakan kapal MT Federal II disejumlah rumah sakit pascainsiden. (Foto: Ist)

Para korban kini dirawat intensif di beberapa rumah sakit, di antaranya RS Mutiara Aini, RS Graha Hermine, RS Elisabeth Sei Lekop, dan RSUD Embung Fatimah.

Dari keterangan awal, kebakaran bermula saat sejumlah pekerja sedang memperbaiki tangki Cargo Oil Tank (COT) kapal Federal II.

Ledakan diduga berasal dari dalam tangki yang masih menyimpan sisa uap bahan mudah terbakar.

Api dengan cepat melalap area kerja sebelum berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB.

Pasca kejadian, Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin bersama jajarannya memeriksa TKP sekaligus menjenguk para korban di rumah sakit.

Polda Kepri memastikan seluruh jenazah korban akan ditangani di RS Bhayangkara.

Lalu, keluarga korban diberikan kebebasan menentukan proses otopsi, sementara seluruh biaya pemulangan jenazah ditanggung pihak perusahaan.

Namun, di balik tumpukan baja dan abu sisa kebakaran, terkuak catatan lama yang kembali terulang.

Kapal Federal II rupanya bukan kali pertama terbakar di galangan yang sama.

Pada 24 Juni 2025, insiden serupa juga menelan 9 korban.

Saat ini, penyelidikan masih berjalan, bara persoalan keselamatan kerja tampaknya belum benar-benar padam di kawasan industri Tanjung Uncang.

 

(Ipl/Ft)