Buntut Demo Rusuh Nepal, Kemlu Pastikan 74 WNI Dipulangkan ke Tanah Air

Demo rusuh nepal
Demonstran yang mengatasnamakan GenZ membakar ban saat aksi unjuk rasa pertama di Kathmandu, Nepal, pada 9 September 2025. (Foto: APNews)
Panbil Mall
Demo rusuh nepal
Demonstran yang mengatasnamakan GenZ bersama warga sipil lainnya membakar ban saat aksi unjuk rasa pertama di Kathmandu, Nepal pada 9 September 2025. (Foto: APNews)

Patrolmedia, Jakarta – Sebanyak 74 warga negara Indonesia (WNI) di Kathmandu tengah dipulangkan ke Tanah Air, buntut demo rusuh Nepal beberapa waktu lalu. Kepulangan puluhan WNI tersebut telah dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

“Total per hari ini ada 74 dari 78 WNI yang tinggal atau melakukan kunjungan singkat di sana,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025), melansir Detikcom.

78 WNI tersebut, kata Judha, akan berada di Indonesia tepatnya pada hari Kamis (18/9/2025).

Terhadap sisanya 4 WNI lagi diharapkan pulang dengan kondisi selamat dan lancar hingga tiba di tanah air.

“Jadi sudah 74, tinggal 2 lagi, 2 hari ini akan pulang dan kemudian tanggal 18. Jadi total insyaallah hari Kamis, semua 78 WNI yang melakukan kunjungan singkat baik itu untuk menghadiri konferensi maupun sebagai wisatawan sudah dapat pulang,” kata Judha.

Disamping itu, Wamenlu Arrmanatha Nasir mengimbau WNI untuk fokus dengan tujuan di negara yang ditempati.

Ia berharap WNI tak ikut serta dalam massa aksi yang terjadi di sejumlah negara selain Nepal.

“Tentunya WNI fokus bekerja, yang bekerja fokus tetap bekerja. WNI yang sedang sekolah, fokuslah sekolah. Jangan terlibat dengan hal-hal yang berkaitan social interest maupun terkait politik domestik di sana,” ungkap Arrmanatha.

Sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia (RI) memulangkan 18 WNI yang berada di Ibu Kota Kathmandu, menyusul gejolak politik yang memicu aksi demo rusuh Nepal berujung chaos.

Menurut rilis resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), pemulangan ini merupakan rombongan pertama yang diberangkatkan dari Tribhuvan International Airport, Kathmandu, pada Kamis (11/9/2025).

Rombongan dijadwalkan tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (12/9/2025).

Mereka terdiri dari perwakilan Kementerian ESDM, Kementerian Kesehatan, GIZ Indonesia, Asosiasi Hydro, akademisi Universitas Indonesia, serta wisatawan.

Mayoritas berada di Nepal untuk menghadiri program kerjasama energi baru terbarukan Indonesia–Nepal–Jerman, yakni The 3rd Exchange of the Renewable Energy Mini-Grids in South-South and Triangular Cooperation (ENTRI) Program pada 8–12 September 2025.

Dari data Kemenlu, terdapat 78 WNI di Nepal yang sebagian besar berada di Kathmandu, sisanya tersebar di Pokhara dan Lumbini.

 

(Kml/Ft)