
Patrolmedia, Washington -:- Sebanyak 1.350 Pegawai Deplu AS dipecat atas perintah Presiden Donald Trump pada Jumat lalu (11/7/2025).
Video: Ribuan Pegawai Deplu AS Angkat Kaki dari Kantornya Usai Dipecat Trump
Pemecatan itu dilakukan Trump dengan alasan perombakan besar-besaran terhadap korps diplomatik.
Melansir Reuters, Sabtu (12/7/2025), dari 1.353 pegawai yang dipecat itu, 1.107 diantaranya pegawai sipil dan 246 pejabat layanan luar negeri yang bekerja di AS.
Masalahnya, ini terjadi di saat dunia lagi kacau, Rusia perang di Ukraina, konflik Gaza makin brutal, dan tensi Israel–Iran makin panas.
Tapi bagi Trump, krisis bukan alasan buat tetap memelihara birokrasi gendut.
“Departemen sedang merampingkan operasi domestik fokus prioritas diplomatik,” bunyi memo internal Deplu yang bocor ke media.
PHK ini bukan asal tebas. Targetnya fungsi non-inti, unit tumpang tindih dan kantor-kantor yang cuma buang anggaran.
Total pemangkasan diperkirakan mendekati 3.000 posisi termasuk yang sadar diri dan mengundurkan diri sukarela.
Trump juga sudah memerintah Menteri Luar Negeri Marco Rubio menjalankan kebijakan luar negeri yang setia 100% ke arah pemerintahan.
Intinya, tidak ada ruang buat “deep state” atau pejabat yang main 2 kaki.
“Kami akan bersihkan semua yang tidak loyal,” sebut Trump beberapa waktu lalu.























