1.353 Pegawai Deplu AS Dipecat Atas Perintah Trump

Pegawai Deplu Dipecat
Salah satu pegawai Departemen Luar Negeri yang dipecat Trump menangis (kiri). Ia disambut di luar Gedung Harry S. Truman, kantor pusat Departemen Luar Negeri, di Washington, Jumat, 11 Juli 2025. (Foto AP/Manuel Balce Ceneta)
Panbil Mall

Ribuan Pegawai Deplu AS Dipecat

Senator Chris Van Hollen, D-Md., berpidato dalam sebuah rapat umum di luar kantor pusat Departemen Luar Negeri, di Washington, Jumat, 11 Juli 2025. (Foto AP/Manuel Balce Ceneta)

Bukan cuma pegawai, Trump juga membubarkan USAID, badan bantuan luar negeri AS yang mengelola miliaran dolar tiap tahun. Fungsi USAID dilebur total ke dalam Deplu.

Rubio menilai struktur Deplu selama ini terlalu tambun dan tidak relevan menghadapi kompetisi global antar negara besar.

Beberapa jabatan dan kantor juga akan dihapus, termasuk:

  • Posisi untuk keamanan sipil dan hak asasi manusia
  • Kantor pemantau kejahatan perang
  • Program-program yang dinilai tak relevan dengan “kepentingan inti AS”

Senator Demokrat: Amerika Jadi Makin Rentan

Tentu saja, keputusan ini langsung dibantai oposisi. Senator Tim Kaine (Demokrat) menyebut langkah ini “bodoh dan membahayakan”.

“China lagi gila-gilaan ekspansi global. Rusia masih brutal. Timur Tengah meledak di mana-mana. Dan Trump malah buang tenaga ahli diplomasi. Ini sabotasenya sendiri,” ungkap Kaine.

Awalnya, PHK ini sempat tertahan karena ranjau hukum, tapi Mahkamah Agung AS baru-baru ini malah memberi lampu hijau.

Sejak itu, Gedung Putih lewat Kantor Penasihat dan OPM (Office of Personnel Management) langsung tancap gas penuh untuk menyelesaikan prosesnya.

(Ft/EN)