
Patrolmedia, Teheran -:- Pakistan mengancam akan membalas dengan senjata nuklir jika Israel nekat menyerang Iran menggunakan senjata serupa.
Ancaman ini diungkap langsung oleh petinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sekaligus anggota Dewan Keamanan Nasional Iran, Jenderal Mohsen Rezaei.
“Pakistan sudah menjamin, kalau Israel berani main bom nuklir ke Iran, mereka (Pakistan) tak bakal tinggal diam, langsung dibalas dengan nuklir juga,” tegas Rezaei dalam wawancara di TV nasional Iran, dikutip dari NDTV, Selasa (17/6/2025).
Sebagai catatan, Pakistan adalah salah 1 dari 9 negara di dunia yang punya senjata nuklir. Bahkan pada Sabtu (14/6), mereka secara terbuka menyatakan dukungan penuh ke Iran dan menyerukan agar negara-negara Muslim bersatu menghadapi Israel.
“Kami akan selalu dukung Iran, dan kami pastikan dukungan ini disuarakan di semua forum internasional,” sebut Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, dikutip dari Anadolu Agency.
Tapi tunggu dulu. Asif juga buru-buru meluruskan soal pernyataan Rezaei.
Katanya, Pakistan tak asal main gertak pakai nuklir. Dalam pernyataan di media sosial, Asif menyebut posisi negaranya soal senjata nuklir tetap sejalan dengan hukum internasional.
“Senjata nuklir kami hanya untuk pertahanan. Titik. Bukan buat unjuk gigi atau main ancam,” tegasnya lewat unggahan yang dikutip Samaa TV.
Meski begitu, Asif juga menyentil Israel. Ia memperingatkan dunia seharusnya lebih peduli pada Israel yang seenaknya punya senjata nuklir tanpa patuh pada perjanjian internasional.
“Israel itu negara nakal yang tak mau tunduk pada aturan nuklir global. Dan kalau terus dibela, siap-siap saja menghadapi akibat yang bisa bikin hancur-lebur,” tukas Asif dengan nada keras.
Sementara itu, situasi di lapangan makin gila. Israel melancarkan Operasi Rising Lion sejak Jumat (13/6), menyasar fasilitas militer dan nuklir Iran. Beberapa ilmuwan nuklir top Iran bahkan jadi target.
Iran tak tinggal diam. Balasan datang lewat Operasi True Promise III, melibatkan ratusan drone dan rudal balistik.
Serangan ini sukses menembus pertahanan udara Israel, termasuk sistem Iron Dome yang selama ini diandalkan.
Beberapa rudal bahkan dilaporkan menghantam pusat Tel Aviv dan wilayah Yerusalem. Sirene meraung, warga panik. Perang terbuka tampaknya tinggal menunggu waktu.
Editor: Erwin Syahril




















