PLN  

Listrik Padam, PLN Batam Jelaskan Penyebabnya

Teknisi PLN Batam melakukan perbaikan mesin PLTG Mitra Energi Batam (MEB) di Panaran. (Foto: Ist)
Teknisi PLN Batam melakukan perbaikan mesin
PLTG Mitra Energi Batam (MEB) di Panaran. (Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id, Batam – Listrik padam di sebagian wilayah di Batam dengan durasi 2 hingga 3 jam sejak awal Maret ini.

Menjawab persoalan, Vice President of Public Relations bright PLN Batam Bukti Panggabean menjelaskan penyebab terjadinya listrik padam.

“Saat ini, listrik di beberapa daerah di Batam dan sekitarnya sedang dilakukan manajemen beban, akibat gangguan di salah satu unit pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Mitra Energi Batam (MEB) di Panaran,” kata Bukti, Jum’at (11/3/2022).

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa pemadaman listrik yang terjadi di Batam dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir,” sambungnya.

Listrik Padam di Batam, Bukti: Petir Menyambar Jaringan Transmisi

Bukti menjelaskan, pekan lalu, satu unit mesin berbahan bakar gas uap mengalami gangguan. Hal itu mengakibatkan PT PLN Batam mengalami kekurangan daya sebesar 11 sampai dengan 22 Mega Watt (MW) atau pemadaman sebesar 4.5% dari total kebutuhan listrik di Pulau Batam dalam dua minggu terakhir.

“Saat ini, petugas sedang berupaya maksimal untuk memperbaiki gangguan tersebut. Sistem kelistrikan di Batam ditopang oleh mesin utama berbahan bakar uap dan gas disamping pembangkit-pembangkit diesel dengan kapasitas kecil yang tersebar di pulau Batam,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga saat ini PLN Batam masih melakukan perbaikan gangguan pada mesin serta secara paralel mendatangkan komponen mesin dari negara Firlandia.

Sementara itu, PLN Batam juga mempersiapkan solusi jangka panjang dengan mempercepat pembangunan PLTG Baloi sebesar 30 MW yang rencananya akan rampung pada pertengahan April 2022 ini.

“Untuk beberapa waktu ke depan akan melakukan manajemen beban. Pada waktu beban puncak siang sekitar pukul 13:00 WIB s/d 15.00 WIB akan dilakukan manajemen beban sebesar 11 MW, bisa meningkat 22 MW jika cuaca terik di siang hari,” paparnya.

Selain itu, lanjut Bukti, pemadaman terencana diusahakan tidak terjadi pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas dan waktu istirahat pelanggan.

Adapun informasi mengenai titik-titik lokasi yang akan diberlakukan manajemen beban akan diupdate melalui website resmi PLN Batam www.plnbatam.com dan Facebook bright PLN Batam.

Bukti mengimbau dan meminta bantuan kepada masyarakat yang tidak terkena dampak pemadaman, agar dapat menghemat pemakain listrik pada waktu beban puncak agar pemadaman dapat di minimalisir.

“Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami juga mohon dukungan dan doanya agar petugas dapat mengatasi gangguan tersebut dengan selamat,” ucap Bukti. (Erwin)