Al-Azhar Pusat Peradaban Dunia dan Wasathiyyat Islam

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakapolri Komisaris Jenderal Pol Syafruddin, saat bersama Grand Syaikh Al-Azhar Profesor Dr Ahmad At-Thoyyib. (Foto: Ist)
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakapolri Komisaris Jenderal Pol Syafruddin, saat bersama
Grand Syaikh Al-Azhar Profesor Dr Ahmad At-Thoyyib. (Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id – Al-Azhar merupakan nama lembaga pendidikan yang dikenal diseluruh penjuru dunia. Keberadaannya menjadi pusat peradaban dunia dan wasathiyyat Islam.

Lebih dari 1000 tahun umur Al-Azhar didirikan, sejak dibentuknya pada tanggal 7 Ramadhan 361 H silam.

Grand Syaikh Al-Azhar Profesor Dr Ahmad At-Thoyyib menyampaikan, Al-Azhar sejak dahulu didirikan sampai saat ini dan seterusnya, akan selalu menjadi pusat atau benteng wasathiyyat Islam.

“Keberadaan Al-Azhar berperan penting dalam penyebaran nilai-nilai agama Islam diseluruh dunia,” kata Ahmad At-Thoyyib, dalam sambutannya memperingati hari lahir Al-Azhar 7 Ramadhan, beberapa waktu lalu.

Menurut Ahmad, cikal bakal Pesantren Al-Azhar dan Universitas Al-Azhar didirikan di Cairo pada 7 Ramadhan 361 H, bertepatan dengan 21 Juni 972 M.

“Jika dihitung kalender hijriyah, maka saat ini umur Al-Azhar memasuki 1078 tahun, jika menggunakan kalender masehi, umur Al-Azhar sudah 1046 tahun,” katanya.

Sementara, Imam Besar Al-Azhar Syaikh At-Thoyyib menegaskan, di Al Azhar lah diajarkan ilmu fiqih 4 madzhab, yang membuka cakrawala dan cara berfikir menghormati pendapatnya dan pendapat orang lain.

“Al-Azhar akan terus menjadi pusat peradaban dunia,” tuturnya.

الأزهر الشريف
أكثر من ألف عام من العطاء.
“Lebih dari 1000 tahun
Al-Azhar terus memberi,” tambah At-Thoyyib.

 

Editor: Chandra Adi Putra