Berita  

Billy Syahputra Siapkan Langkah Hukum atas Penyebaran Rekaman CCTV yang Menampilkan Anaknya

Panbil Mall

Billy Syahputra menempuh jalur hukum setelah rekaman kamera pengawas yang menampilkan anaknya tersebar di media sosial. Presenter dan komedian itu menilai penyebaran video tersebut tidak semestinya melibatkan anak kecil, apalagi dalam polemik yang berkaitan dengan orang dewasa. Melalui kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, Billy sudah menandatangani surat kuasa untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dikaitkan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Fahmi menjelaskan, kliennya membawa sejumlah bahan berupa foto dan video yang menunjukkan sang anak dipublikasikan di media sosial. Dari situlah, menurut dia, masalah utama yang hendak diusut bukan lagi perdebatan awal, melainkan dampak dari penyebaran konten yang memunculkan anak di ruang publik digital. Ia menegaskan bahwa keberadaan anak dalam video itu harus diperlakukan sebagai persoalan tersendiri.

Menurut Fahmi, anak yang masih kecil tidak punya kapasitas memahami sengketa yang melibatkan orang dewasa, sehingga tidak patut ikut terseret. Ia menyebut publikasi rekaman yang memperlihatkan anak tanpa penyamaran sebagai hal yang perlu dipersoalkan. Dalam penjelasannya, Fahmi mengatakan, anak tersebut tiba-tiba muncul di media sosial padahal tidak mengetahui duduk perkara yang sedang diperdebatkan.

Kasus ini berawal dari perselisihan Billy dengan pihak pengelola fasilitas di kawasan pantai Dreamland, Bali. Perbincangan publik sebelumnya dipicu oleh biaya penggunaan toilet sebesar Rp10 ribu. Dalam situasi itu, Billy mengaku sempat didorong penjaga toilet ketika dirinya sedang menggendong anaknya. Rekaman CCTV yang kemudian beredar diduga dipakai sebagai bantahan atas klaim adanya dorongan, atau untuk menunjukkan versi lain dari kejadian yang sempat memantik perhatian warganet.

Meski begitu, Fahmi menegaskan dirinya tidak ingin terlalu jauh mengulas ulang kronologi konflik di toilet. Bagi dia, inti persoalan yang kini lebih penting justru konsekuensi dari rekaman yang beredar, terutama karena ada anak kecil yang ikut tampil di dalamnya. Ia menyebut dirinya lebih fokus pada aspek penyebaran video ketimbang memperdebatkan detail kejadian di lokasi.

Fahmi juga mengungkapkan bahwa pembicaraannya dengan Billy banyak diarahkan pada dampak setelah video itu muncul. Dari hasil diskusi tersebut, ia melihat ada alasan kuat untuk mengkaji langkah hukum. Ia kembali menekankan bahwa yang hendak ditindaklanjuti bukanlah insiden di toilet, melainkan efek dari penyebaran rekaman yang menurutnya telah membawa anak kliennya ke dalam sorotan media sosial.