Pasokan Air Masih Macet di Sejumlah Wilayah, BP Kirim Mobil Tangki

Air Macet di Batam
Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat datang mengecek kondisi air yang mati di Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, Jumat (4/9/2026). (Foto: Ist)

Air macet di Batam

Air macet di Batam
Amsakar Achmad memberikan penjelasan ke warga Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, terkait krisis air yang melanda wilayah tersebut, Jumat (4/9/2026). (Foto: Ist)

Selain mengandalkan mobil tangki sebagai solusi sementara, BP Batam dan PT ABHi juga memperkuat jaringan pipa untuk mengatasi masalah suplai dalam jangka panjang.

Untuk wilayah Saguba, Sei Lekop dan sebagian kawasan Marina, penguatan jaringan masuk dalam agenda prioritas atau Quick Win.

Pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan debit dan tekanan air sehingga suplai ke kawasan ujung jaringan menjadi lebih stabil.

Penguatan jaringan primer dan tersier telah dilakukan sejak Agustus 2026.

Sementara pekerjaan jaringan sekunder ditargetkan kelar paling lambat akhir November 2026.

Secara keseluruhan, proyek penguatan jaringan di kawasan itu ditargetkan rampung di akhir 2026.

Untuk Tanjung Sengkuang, Batu Merah dan Bengkong, penguatan jaringan dilakukan lewat Segmen Sukajadi-M3G dan Segmen Ozon-Bukit Senyum.

Pekerjaan yang dimulai sejak Mei 2026 itu ditargetkan selesai pada September 2026.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano mengatakan penanganan dilakukan dengan 2 langkah.

Pertama, memastikan kebutuhan air warga tetap terpenuhi melalui mobil tangki. Kedua, memperkuat jaringan pipa agar persoalan tidak terus berulang.

“BP Batam bersama PT Air Batam Hilir bekerja dengan skala prioritas yang jelas. Pengiriman armada tangki kami fokuskan secara teratur di titik-titik kawasan prioritas penanganan darurat,” kata Denny.

Di saat yang sama, tim teknis terus memacu penyelesaian proyek perkuatan jaringan pipa sehingga warga di area ujung pipa dapat menikmati suplai air yang lebih optimal dan permanen,” sambungnya.

Denny menegaskan penanganan tidak hanya mengandalkan solusi sementara. Penguatan jaringan terus dilakukan agar layanan air bagi masyarakat Batam semakin stabil dan andal.

“Target kami jelas, bukan hanya memastikan air tersedia hari ini, tetapi juga membangun sistem jaringan yang semakin kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat Batam ke depan semakin baik,” ujarnya.

BP Batam dan PT ABHi mengapresiasi masyarakat atas dukungan dan kesabaran selama proses perbaikan serta peningkatan jaringan air berlangsung.

 

Editor: Erwin Syahril