BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Usai Dikomplain Warga, Target Rampung Sebulan

Perbaikan Jalan Gajah Mada Batam
Proyek perbaikan jalan Gajah Mada depan kampus UIB ditargetkan kelar sebulan. (Foto: BP Batam)

Patrolmedia, Batam – Perbaikan Jalan Gajah Mada di ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota sedang digesa BP Batam.

Percepatan itu diambil sebagai solusi cepat atas keluhan warga terkait kerusakan jalan di kawasan tersebut.

Pekerjaan rekonstruksi jalan ini ditargetkan rampung dalam waktu 1 bulan, dengan catatan kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan menyeluruh demi menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, nyaman, dan andal dalam jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujar Ariastuty dalam keterangannya, Selasa (28/7).

Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas demi mengurai kemacetan.

Informasi mengenai pengalihan arus juga disebarkan media online dan media sosial.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” kata Ariastuty.

Ia menekankan pengawasan di lapangan terus diperketat agar semua proses pengerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar keselamatan kerja.

Respons Soal Insiden Kecelakaan di Lokasi Proyek

Terkait insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati mendalam ke korban beserta keluarga.

Ariastuty menyebut BP Batam memberikan bantuan biaya pengobatan dan sudah menjenguk korban yang dirawat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” kata dia.

Ariastuty mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu petunjuk, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Hal ini demi keselamatan bersama selama proses rekonstruksi berlangsung,” tutupnya.

 

Editor: Erwin Syahril