Patrolmedia, Batam – Rangkaian peringatan Hari Buruh 2026 atau May Day di Kota Batam, berlangsung kondusif.
Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) memilih memperingati hari besar tersebut dengan menggelar seminar edukatif di Ballroom Hotel A Glow, Sei Jodoh, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Hak Buruh Saat Kecelakaan Lalu Lintas, Prosedur Pelaporan dan Pelatihan Klaim Jaminan Sosial” ini dihadiri sekitar 200 peserta.
Menariknya, acara ini juga disejalankan dengan perayaan HUT ke-34 KSBSI.
Guna memastikan acara berjalan lancar, Polsek Batu Ampar bersama Polresta Barelang menerjunkan puluhan personel gabungan untuk melakukan pengamanan ketat.
Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, memimpin langsung apel kesiapsiagaan di lokasi.
“Kami tekankan kepada seluruh personel untuk tetap siaga dan tidak meremehkan situasi. Tugas pengamanan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab hingga seluruh rangkaian selesai demi mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” ujar Kompol Amru, Jumat (1/5).
Pengamanan ini melibatkan unit-unit strategis, mulai dari Sat Samapta, Sat Intelkam, hingga Sat Reskrim Polresta Barelang.
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Anom Wibowo, yang juga hadir dalam acara itu, mengapresiasi atas pilihan KSBSI yang mengedepankan dialog ketimbang aksi turun ke jalan yang berisiko.
“May Day adalah simbol perjuangan buruh. Kami mengapresiasi KSBSI yang berkomitmen mengedepankan dialog konstruktif dan menjaga stabilitas keamanan di Batam,” kata Brigjen Anom.
Senada dengan itu, Korwil KSBSI Kepri, Anas, menyebut sinergi antara buruh, pemerintah, dan Polri sangat penting.
Ia mengapresiasi Polda Kepri dan Polresta Barelang yang terus mengawal kegiatan buruh sehingga tetap kondusif.
Tak hanya sekadar seremoni potong kue HUT ke-34 KSBSI, para buruh juga mendapatkan materi krusial dari para ahli, antara lain:
BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan: Membahas prosedur klaim dan jaminan kecelakaan kerja.
Jasa Raharja: Edukasi mengenai hak santunan kecelakaan lalu lintas.
Ketua Panitia May Day 2026, Sapdana, menyebut momentum ini bertujuan memperkuat posisi buruh melalui edukasi hak-hak dasar.
“Ini bukan sekadar perayaan, tapi wadah agar buruh paham prosedur saat terjadi risiko kerja atau kecelakaan,” kata Sapdana.
Acara yang berlangsung sejak pagi tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif, foto bersama, dan pembagian door prize.
Hingga kegiatan usai, situasi di kawasan Batu Ampar terpantau aman dan tertib. (Ipal)






















