Ringkasan Berita:
- Pemkot Bandar Lampung dorong generasi muda sebagai motor utama pengembangan sektor pariwisata.
- Hal tersebut disampaikan Eva dalam rangkaian kegiatan Pemilihan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung Tahun 2026.
- Ajang muli mekhanai tahun ini, mengusung tema Empowering Youth Tourism of Bandar Lampung.
, Bandar Lampung – Wali Kota Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam mendorong peran generasi muda sebagai motor utama pengembangan sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikan Eva dalam rangkaian kegiatan Pemilihan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Semergou, Kota Bandar Lampung, Senin (27/4/2026).
Ajang muli mekhanai tahun ini, mengusung tema Empowering Youth Tourism of Bandar Lampung.
Tema tersebut menggambarkan upaya pemerintah dalam menempatkan anak muda sebagai kekuatan utama dalam pengembangan dan promosi pariwisata daerah.
Istilah empowering dimaknai sebagai proses pemberdayaan berkelanjutan, di mana generasi muda diberikan ruang, peran, dan kepercayaan untuk berkontribusi aktif sebagai mitra strategis pemerintah.
Menurut Eva Dwiana, ajang Pemilihan Muli Mekhanai bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah bagi putra-putri terbaik Kota Tapis Berseri untuk menunjukkan potensi, bakat, serta kompetensi di berbagai bidang.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat promosi wisata Kota Bandar Lampung yang semakin berkembang dan berdaya saing.
Ia menambahkan, para finalis yang terpilih nantinya akan mengemban peran penting sebagai duta pariwisata dan budaya, sekaligus menjadi representasi generasi muda yang mampu memperkenalkan kekayaan daerah ke tingkat yang lebih luas.
“Pemilihan Muli Mekhanai harus dikelola secara serius, bukan hanya menjadi agenda seremonial. Dari kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang unggul, berprestasi, dan memiliki kapasitas dalam mendukung sektor kepariwisataan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eva Dwiana berharap para Muli Mekhanai dapat berperan aktif dalam mengembangkan sekaligus mempromosikan potensi wisata yang dimiliki Kota Bandar Lampung, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Ia juga menekankan bahwa proses pemilihan harus menjunjung tinggi sportivitas dan objektivitas.
Pasalnya, ajang ini merupakan tahap awal menuju jenjang yang lebih tinggi, sehingga kualitas peserta dan integritas penyelenggaraan menjadi kunci utama dalam menghasilkan duta wisata yang kompeten.
( / Dominius Desmantri Barus )






















