Local  

Hujan deras dan angin kencang porak poranda Bangka, 22 rumah rusak dan 4 warga mengungsi

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bangka Menyebabkan Kerusakan di Berbagai Wilayah

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Bangka pada Sabtu (25/4/2026) menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah. Diperkirakan, sedikitnya 14 titik terdampak cukup signifikan akibat peristiwa tersebut. Kerusakan tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk Desa Karya Makmur di Kecamatan Pemali, Kelurahan Lubuk Kelik, Tanjung Ratu di Desa Rebo, serta Dusun Mudel di Desa Air Anyir. Selain itu, wilayah Batu Rusa, Jalan Raya Kenanga, Lingkungan Sripemandang, Desa Riding Panjang, Desa Jurung, Desa Balun Ijuk, dan kawasan Nelayan 2 serta Sinar Jaya Jelutung juga turut terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Bangka, Heryadi, menjelaskan bahwa mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah warga. Di Dusun Mudel, satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian tebing layar. “Mayoritas kerusakan menimpa bagian atap rumah warga. Di Dusun Mudel, satu unit rumah mengalami kerusakan pada bagian tebing layar, dan ada empat orang yang mengungsi sementara,” ujar Heryadi kepada sumber lokal, Minggu (26/4/2026).

Tidak hanya rumah tinggal, fasilitas publik pun tidak luput dari dampak cuaca ekstrem ini. Bagian atap tribun Stadion Binasatria Kecamatan Sungailiat mengalami kerusakan sedang. Sementara itu, di jalur Lintas Timur, akses jalan sempat terhambat akibat adanya sejumlah pohon tumbang yang melintang di badan jalan.

Heryadi mengonfirmasi bahwa tim reaksi cepat telah diterjunkan ke seluruh titik lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Dirinya memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski terdapat empat jiwa yang terpaksa mengungsi karena kondisi tempat tinggal yang terdampak. “Tim BPBD yang berada di lapangan sudah melakukan peninjauan, pengecekan lokasi, serta berkoordinasi intensif dengan pihak desa dan RT setempat,” jelasnya.

Kata dia, fokus utama yang pihaknya lakukan adalah melakukan penyelamatan terhadap keamanan masyarakat beserta harta bendanya.

Selain itu, BPBD Bangka juga melakukan pendataan kaji cepat di seluruh area terdampak dan pemasangan terpal untuk sementara membantu menutupi kebocoran atap rumah warga. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 22 rumah mengalami kerusakan dengan rincian satu unit rusak berat, tiga unit rusak sedang, dan 18 unit lainnya mengalami rusak ringan.

“BPBD Bangka terus bersiaga mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, sembari memastikan bantuan dan langkah penanggulangan tersalurkan dengan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.