Local  

Detik-detik Kebakaran Lahan di Kedamin Hulu: Warga Panik Akibat Api Dekat Tiang Listrik dan Gudang Gas

Kebakaran Lahan di Jalan Lintas Barat, Mengancam Keselamatan Masyarakat

Kebakaran lahan terjadi di Jalan Lintas Barat, Kelurahan Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Peristiwa ini terjadi pada Jumat 24 April 2026. Titik kebakaran berada di dua lokasi, yaitu di depan Jalan Pesantren dan samping gudang gas elpiji yang terletak di Jalan Lintas Barat tersebut.

Kebakaran terjadi tepat di pinggir jalan raya, sehingga sangat membahayakan masyarakat dan bangunan sekitarnya. Warga setempat, Suhar, mengungkapkan bahwa ia tiba di lokasi saat api sudah menyala. Ia menilai bahaya jika tidak segera dipadamkan karena dekat dengan tiang listrik dan gudang gas elpiji.

Suhar juga menyampaikan bahwa kejadian ini telah dilaporkan ke BPBD Kapuas Hulu. Menurutnya, ada dugaan kebakaran disengaja oleh oknum masyarakat. “Saya melihat memang diduga sengaja dibakar oleh oknum masyarakat,” ujarnya.

Warga lainnya, Indah, menjelaskan bahwa ia dan temannya sedang berjoging di sekitar jalan ketika melihat kobaran api yang semakin besar. “Kami kira sengaja dibakar untuk membuka lahan,” ujarnya. Indah menambahkan bahwa membakar lahan di dekat jalan, tiang listrik, dan gudang gas elpiji sangat berbahaya. “Malah tak ada orang lagi, maka bahaya kalau tidak di padamkan,” ungkapnya.

Kejadian kebakaran lahan tersebut berlangsung tidak terlalu lama, kurang lebih satu jam. Namun, kobaran api sudah cukup luas. Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kapuas Hulu langsung datang dan melakukan penyemprotan lahan terbakar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kapuas Hulu, Yanto Susanto, menyampaikan bahwa kebakaran lahan di Jalan Lintas Barat tersebut sudah dipadamkan. Ia mengatakan belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. “Bisa jadi karena potong rokok, atau sengaja ada yang nakal,” ujarnya.

Yanto mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu agar tidak membakar lahan dan hutan di musim panas seperti ini. “Jaga sama-sama jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya. Yang terpenting, kata Yanto, apabila ada kejadian kebakaran dan bencana alam, masyarakat harus segera melaporkan ke pihaknya. “Kami siap melakukan penanggulangan,” ungkapnya.

Peran Warga dalam Antisipasi Kebakaran

  1. Tidak membakar lahan untuk membuka kebun atau ladang.
  2. Dengan tidak membakar lahan, masyarakat dapat mencegah risiko kebakaran yang bisa merusak lingkungan dan keselamatan diri sendiri.

  3. Melaporkan titik api ke aparat desa, BPBD, atau Manggala Agni.

  4. Pelaporan cepat dapat membantu petugas dalam menangani kebakaran sebelum semakin meluas.

  5. Membuat sekat bakar di sekitar lahan untuk mencegah api meluas.

  6. Sebagai langkah pencegahan, sekat bakar dapat mengurangi risiko api menyebar ke area yang lebih luas.

  7. Menjaga sumber air di sekitar permukiman untuk kebutuhan pemadaman.

  8. Sumber air yang tersedia dapat menjadi faktor penting dalam proses pemadaman kebakaran.

  9. Ikut serta dalam sosialisasi dan patroli terpadu yang digelar pemerintah.

  10. Partisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi dan patroli dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran.