Patrolmedia, Batam – Polda Kepri menggelar pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Polri 2026.
Dari 100 peserta yang mengikuti tes di Gedung Catur Prasetya, tercatat 84 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS), sementara 16 lainnya gugur atau tidak memenuhi syarat (TMS).
Proses seleksi pada Senin (13/4/2026) kemarin difokuskan pada pengecekan kondisi fisik luar para calon anggota Polri.
Pemeriksaan menyasar tinggi dan berat badan, kesehatan mata, THT, gigi, tekanan darah, hingga pemeriksaan fisik luar lainnya.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, mewakili Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol Andy Pramudya Wardana, mengatakan
seluruh tahapan seleksi digelar secara objektif dan transparan.
“Proses ini diawasi ketat pengawas internal maupun eksternal untik menjamin integritas rekrutmen,” kata Kombes Nona, Selasa (14/4/2026).
Ia memapar, Polda Kepri dalam seleksi ini menerapkan prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis yang menjadi harga mati.
Hal ini bertujuan untuk menghasilkan personel Polri yang berkualitas dan sehat jasmani.
Kombes Nona juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat terkait praktik calo penerimaan anggota polisi.
Ia menyebut seluruh proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
“Penerimaan Polri dilaksanakan secara gratis, transparan, dan tanpa perantara. Kami mengimbau masyarakat agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegas Nona.
Polda Kepri berkomitmen akan menindak tegas setiap bentuk kecurangan yang ditemukan selama proses seleksi demi menjaga kepercayaan publik.
Di sisi lain, Nona juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga situasi kamtibmas di Kepri.
Jika menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan mendesak, warga diminta segera mengontak Call Center 110.
Laporkan juga tindak kecurangan lewat aplikasi Polri Super Apps yang aktif selama 24 jam.
“Kami hadir untuk masyarakat. Jangan ragu melapor jika ada potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” tutupnya.






















