
Samian mengatakan keberlanjutan bisnis harus berdampak positif bagi warga sekitar.
”Kami percaya keberlanjutan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Samian.
“Ini komitmen kami dalam mendukung ekonomi lokal dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan,” lanjutnya.
Hasil laut yang dibeli dari nelayan Bengkong ini tidak mampir ke gudang lama-lama.
Bahan baku segar tersebut langsung diboyong ke dapur Ambrosia Restaurant Grand Mercure Batam untuk diolah menjadi hidangan unggulan.
Para tamu hotel kini bisa menikmati pengalaman kuliner autentik dengan konsep fresh, local, and sustainable.
Selain menjamin kualitas rasa karena kesegarannya, langkah ini mendukung operasional hotel yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Ke depan, tambah Samian, Grand Mercure Batam Centre berencana memperluas kolaborasi dengan komunitas nelayan dan pelaku UMKM lainnya.
“Hal ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem pariwisata di Batam yang lebih inklusif dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (Erwin)






















