Emas Antam Stagnan di Rp 2.774.000/Gram

Stabilitas Harga Emas Batangan di Tengah Perubahan Aturan Pajak

Pada hari Rabu, Juni 2026, pasar emas batangan menunjukkan geliat yang relatif stabil, dengan harga yang tidak mengalami perubahan signifikan. Fenomena ini terjadi di tengah adanya penyesuaian kebijakan perpajakan yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga di masa mendatang.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), yang lebih dikenal dengan sebutan Antam, mencatat harga emas batangan mereka tetap bertahan di angka Rp 2.774.000 per gram. Angka ini berlaku berdasarkan informasi yang tertera di situs resmi Logam Mulia. Sementara itu, harga jual kembali atau buyback emas Antam pada hari yang sama berada di posisi Rp 2.584.000 per gram.

Perlu dicatat bahwa harga yang disebutkan ini adalah harga berlaku di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta. Konsumen perlu menyadari bahwa harga emas Antam di gerai penjualan lainnya mungkin memiliki sedikit perbedaan.

Dampak Peraturan Pajak Penghasilan (PPh)

Perubahan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023 membawa angin segar bagi konsumen emas batangan. Dalam aturan terbaru ini, konsumen akhir kini dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat melakukan pembelian emas batangan. Pembebasan ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor maupun masyarakat yang ingin memiliki aset emas.

Namun, di sisi lain, para pengusaha emas diwajibkan untuk memungut PPh 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual. Angka ini merupakan penurunan signifikan dari aturan sebelumnya yang membebankan tarif sebesar 0,45 persen. Penyesuaian tarif PPh ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri emas sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.

Rincian Harga Emas Batangan Antam per Gram

Berikut adalah rincian lengkap harga emas batangan Antam per gram yang berlaku pada hari Rabu, Juni 2026:

  • 1 gram: Rp 2.774.000
  • 2 gram: Rp 5.488.000
  • 5 gram: Rp 13.645.000
  • 10 gram: Rp 27.235.000
  • 25 gram: Rp 67.962.000
  • 50 gram: Rp 135.845.000
  • 100 gram: Rp 271.612.000
  • 250 gram: Rp 678.765.000
  • 500 gram: Rp 1.357.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.714.600.000

Pergerakan Harga Emas di Galeri24

Selain Antam, Galeri24 juga menjadi salah satu pemain utama dalam pasar emas batangan di Indonesia. Pada hari yang sama, Rabu, Juni 2026, harga emas di situs resmi Galeri24 terpantau mengalami sedikit penurunan. Harga emas per gram tercatat berada di level Rp 2.769.000. Sementara itu, harga jual kembali atau buyback emas dari Galeri24 berada pada angka Rp 2.597.000 per gram.

Perbedaan harga antara Antam dan Galeri24 ini merupakan hal yang lumrah terjadi di pasar, mengingat masing-masing perusahaan memiliki kebijakan penetapan harga dan strategi bisnis yang berbeda.

Rincian Harga Emas Batangan Galeri24 per Gram

Berikut adalah rincian harga emas batangan yang ditawarkan oleh Galeri24 pada hari Rabu, Juni 2026:

  • 1 gram: Rp 2.769.000
  • 2 gram: Rp 5.470.000
  • 5 gram: Rp 13.576.000
  • 10 gram: Rp 27.028.000
  • 25 gram: Rp 67.332.000
  • 50 gram: Rp 134.556.000
  • 100 gram: Rp 268.979.000
  • 250 gram: Rp 670.795.000
  • 500 gram: Rp 1.341.590.000
  • 1.000 gram: Rp 2.683.179.000

Analisis Pasar dan Prospek ke Depan

Kondisi harga emas yang cenderung stabil pada hari ini bisa diinterpretasikan sebagai periode konsolidasi setelah fluktuasi yang mungkin terjadi sebelumnya. Adanya pembebasan PPh bagi konsumen akhir oleh Antam berpotensi meningkatkan permintaan emas dalam jangka panjang, terutama bagi investor ritel.

Namun, pelaku pasar perlu tetap waspada terhadap berbagai faktor yang dapat memengaruhi harga emas, seperti:

  • Pergerakan Dolar AS: Emas seringkali bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Penguatan dolar biasanya menekan harga emas, sementara pelemahan dolar cenderung menaikkan harga emas.
  • Kebijakan Moneter Bank Sentral: Keputusan suku bunga dan kebijakan moneter lainnya dari bank sentral global dapat memengaruhi nilai tukar mata uang dan sentimen investasi terhadap aset safe-haven seperti emas.
  • Ketidakpastian Geopolitik dan Ekonomi: Dalam kondisi ketidakpastian global, baik itu ketegangan geopolitik maupun perlambatan ekonomi, emas cenderung menjadi pilihan investasi yang menarik karena dianggap sebagai aset yang aman.
  • Inflasi: Emas seringkali dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Ketika tingkat inflasi meningkat, permintaan emas sebagai penyimpan nilai dapat bertambah.

Meskipun harga hari ini menunjukkan stabilitas, dinamika pasar emas selalu bergerak. Pemantauan yang cermat terhadap perkembangan ekonomi global, kebijakan pemerintah, dan sentimen pasar akan sangat krusial bagi para pelaku pasar untuk membuat keputusan investasi yang bijak. Dengan adanya penyesuaian aturan pajak, diharapkan industri emas dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian nasional.