Bisnis  

​BP Batam Tunjuk Gloria Tan Jadi Jembatan Investasi di Singapura

Jembatan Investasi
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis memperlihatkan surat penunjukkan Gloria Tan sebagai Liaison Officer (LO) di Singapura. (Foto: Ist)

Patrolmedia, ​Batam – BP Batam menunjuk Gloria Tan sebagai Liaison Officer (LO) di Singapura guna mempercepat arus Penanaman Modal Asing (PMA) ke tanah air.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan surat penunjukan oleh Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis.

Kehadiran LO diharapkan mampu menegaskan posisi Batam sebagai regional execution hub untuk industri, logistik, hingga ekonomi hijau di Asia Tenggara.

​BP Batam menyadari investor tidak cuma butuh janji manis soal insentif, tapi juga kepastian hukum dan kecepatan eksekusi.

Kehadiran perwakilan di Singapura ini diklaim bakal memangkas birokrasi komunikasi.

​”Kehadiran Liaison Officer di Singapura akqn mempercepat transformasi minat investasi menjadi realisasi proyek,” kata Fary.

Menurutnya, ​langkah ini juga menjadi respons atas dinamika rantai pasok regional yang makin terintegrasi.

“Batam kini diposisikan sebagai simpul produksi dan logistik utama yang terkoneksi langsung dengan pasar Asia-Pasifik,” kata Fary.

​Gloria Tan sendiri menyatakan kesiapannya untuk memperkuat konektivitas investasi antara kedua wilayah.

Ia menyebut modal utama Batam adalah kedekatan geografis yang sangat strategis.

​”Kami siap memperkuat konektivitas investasi antara Singapura dan Batam. Tugas kami memastikan investor Singapura terhubung langsung dengan peluang investasi yang siap dieksekusi di Batam,” tegas Gloria.

​Rencana ini pun mendapat lampu hijau dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

Wakil Duta Besar RI untuk Singapura, Thomas Siregar, menganggap langkah ini akan memperkokoh diplomasi ekonomi Indonesia.

​”Kami menyambut baik langkah tersebut. Penguatan kehadiran BP Batam di Singapura akan membuka peluang investasi yang lebih luas dalam rantai pasok regional,” kata Thomas. (Ipal)